Jakarta (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Kertanegara, Jakarta, Kamis.Rapat tersebut membahas sejumlah agenda strategis pemerintahan, khususnya di bidang pertanian, ekonomi dan perbankan, serta pendidikan, sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan nasional di berbagai sektor.Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya kepada media menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan tegas kepada para menteri untuk segera melaksanakan langkah-langkah nyata dalam waktu dekat.Di sektor pertanian, Presiden Prabowo menugaskan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk memproduksi pupuk berkualitas tinggi dengan harga terjangkau. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional.“Presiden menugaskan Menteri Pertanian untuk segera memproduksi pupuk berkualitas tinggi dengan harga terjangkau, guna meningkatkan produktivitas petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Seskab Teddy.Selain pertanian, Presiden Prabowo juga menaruh perhatian besar pada sektor ekonomi dan perbankan, terutama dalam pengelolaan Devisa Hasil Ekspor (DHE).Menurut Seskab Teddy, Presiden menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan DHE agar dapat mendorong stabilitas ekonomi nasional serta memperkuat cadangan devisa negara.“Presiden menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan devisa hasil ekspor agar dapat mendorong stabilitas ekonomi nasional dan memperkuat cadangan devisa negara,” lanjutnya.Sementara di bidang pendidikan, Presiden Prabowo memberikan perhatian terhadap penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang siap bekerja di berbagai sektor strategis nasional.“Presiden menginstruksikan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi untuk menyiapkan lebih dari 2.000 putra-putri terbaik Indonesia agar dalam waktu dekat ini siap bekerja di sektor-sektor strategis, baik di BUMN maupun perusahaan swasta nasional,” terang Seskab Teddy.Arahan Presiden tersebut menegaskan fokus pemerintah dalam memperkuat kemandirian nasional melalui peningkatan produksi dalam negeri, stabilitas ekonomi, dan pembangunan SDM yang unggul dan kompetitif.“Tiga hal ini menjadi pilar utama dalam memperkuat pondasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Teddy. (P3)
Editor
: Dirgahayu Ginting