Semarang (buseronline.com) - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mendorong Industri Jasa Keuangan (IJK) untuk berperan aktif dalam menggerakkan perekonomian berbasis desa. Upaya itu dilakukan dengan memfasilitasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kelompok usaha masyarakat, serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.“Jasa keuangan bisa melakukan relaksasi kepada masyarakat di desa-desa, termasuk perbantuan keuangan UMKM yang di Jawa Tengah hampir 4,2 juta,” kata Luthfi seusai menghadiri Evaluasi Kinerja Industri Jasa Keuangan (IJK) Jawa Tengah Semester I di Hotel Gumaya, Kota Semarang, Selasa.Menurutnya, langkah ini akan membantu menumbuhkan perekonomian dari desa hingga kota. Selain UMKM, perekonomian desa juga digerakkan melalui Koperasi Desa Merah Putih.Hingga kini, sudah ada 8.520 koperasi Merah Putih di Jawa Tengah yang berbadan hukum. Beberapa koperasi bahkan telah memiliki hingga tujuh gerai lengkap, meskipun sebagian lainnya masih terbatas.Dalam menguatkan basis ekonomi desa, Luthfi juga melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk memantau kondisi lapangan. Ia menegaskan, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan II 2025 mencapai 5,28 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional. Capaian tersebut harus dipertahankan dan ditingkatkan.“Evaluasi kinerja IJK Semester I ini penting. Nantinya akan membantu dalam pengembangan ekonomi di tempat kita,” ujarnya.Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sophia Wattimena, menilai evaluasi kinerja IJK penting untuk meningkatkan koordinasi dan sinergisitas dengan pemerintah daerah. Ia mendorong agar industri jasa keuangan mendukung program prioritas pemerintah.“Harapannya adalah pertumbuhan ekonomi yang baik dan berkelanjutan,” kata Sophia.Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, menegaskan pihaknya bersama seluruh IJK siap mendukung visi misi Pemprov Jateng dalam pembangunan ekonomi berbasis desa.“OJK akan support penuh program gubernur tentang pembangunan ekonomi berbasis desa,” ujarnya.Dengan sinergi tersebut, pemerintah optimistis ekonomi Jawa Tengah dapat terus tumbuh dan memberi dampak nyata hingga ke tingkat desa. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting