Jakarta (buseronline.com) - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menekankan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam riset transmigrasi untuk menghasilkan kebijakan yang berbasis bukti nyata di lapangan. Hal ini disampaikannya saat memberikan arahan pada pelepasan Tim Ekspedisi Patriot di Jakarta, Senin.Tim Ekspedisi Patriot terdiri atas mahasiswa dan civitas academica dari tujuh universitas terpilih yang akan melakukan riset langsung ke berbagai daerah transmigrasi di Indonesia. Menurut Wamenkeu Suahasil, riset ini bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan bagian dari upaya mewujudkan cita-cita pendiri bangsa yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945.“Program transmigrasi harus menjadi instrumen penghubung dari seluruh program prioritas Presiden, mulai dari Makan Bergizi Gratis, Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Non Tunai, hingga penguatan koperasi desa. Dengan demikian, transmigrasi dapat berperan sebagai katalis yang mengintegrasikan berbagai program pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.Wamenkeu Suahasil juga mengingatkan bahwa seluruh pembiayaan program transmigrasi berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Karena itu, tim ekspedisi diharapkan memberikan masukan konstruktif agar anggaran digunakan secara efektif, efisien, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat di kawasan transmigrasi.“Anggaran adalah alat kita untuk menjalankan tujuan negara. Tugas kami di Kementerian Keuangan adalah mengumpulkan pajak dan mengelola keuangan negara, sementara tugas Ibu/Bapak sekalian adalah memastikan penggunaannya memberi hasil nyata,” tambahnya.Di akhir sambutannya, Wamenkeu Suahasil berpesan agar seluruh peserta ekspedisi menjalankan riset dengan sepenuh hati, membawa semangat akademik sekaligus tanggung jawab kebangsaan. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting