Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Pelatihan Keterampilan Gratis Pemprov Jateng Sukses Serap 99 Persen Lulusan ke Dunia Industri

Dirgahayu Ginting - Minggu, 03 Agustus 2025 12:09 WIB
Peserta pelatihan keterampilan di Balai Industri Produk Tekstil dan Alas Kaki (Biptak) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, saat mengikuti sesi praktik menjahit, Jumat (1/8/2025). (Dok/Diskominfo Jateng)
Semarang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengupayakan pengentasan kemiskinan dan pengurangan angka pengangguran melalui pelatihan keterampilan berbasis kebutuhan industri. Salah satu program unggulan yang terbukti efektif adalah pelatihan gratis di Balai Industri Produk Tekstil dan Alas Kaki (Biptak) milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng.Pelatihan yang digelar di Biptak, Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, terbukti mencetak lulusan siap kerja. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 99 persen lulusan langsung terserap ke dunia industri.“Pelatihan di sini gratis. Kita jemput, kita latih selama 20 hari, mendapat makan tiga kali sehari, penginapan, dan bahan praktik. Selain hard skill, peserta juga dibekali soft skill. Setelah selesai, langsung kami tempatkan di perusahaan,” ujar Kepala Biptak, Sri Purwanti, saat ditemui Jumat.Ia menambahkan, pelatihan ini terbuka untuk warga Jawa Tengah berusia minimal 18 tahun yang memiliki kemauan bekerja. Program ini juga menyasar masyarakat berpenghasilan rendah. Sekitar 70 persen peserta terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).Pada pelatihan alas kaki angkatan ke-7 dan ke-8 tahun ini, sebanyak 50 peserta ikut ambil bagian. Setelah pelatihan, mereka akan disalurkan ke berbagai pabrik di Brebes, Batang, dan Ungaran. Adapun sepanjang tahun 2025 ini, Biptak menargetkan melatih sekitar 750 orang.“Kalau tahun lalu pesertanya 1.300 orang dan 99 persen diterima di industri. Target kami sebenarnya hanya 85 persen penempatan, tapi alhamdulillah, selama tiga tahun terakhir capaian selalu 99 persen,” tambah Sri.Bagi peserta, pelatihan ini menjadi peluang emas untuk meraih masa depan yang lebih baik. Lalita Indriani, peserta asal Brebes, merasa bersyukur bisa bergabung dalam program tersebut.“Saya anak tunggal, jadi saya di sini untuk membantu ekonomi keluarga. Di sini saya memperoleh ilmu, asrama, makan gratis, sertifikat, dan setelah selesai langsung disalurkan ke pabrik terdekat dengan domisili,” katanya.Hal senada disampaikan Aska, peserta asal Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. Ia merupakan anak sulung dari empat bersaudara dan berharap pelatihan ini menjadi titik awal untuk membantu keluarganya.“Saya ingin membantu memperbaiki ekonomi keluarga, menabung, dan jika memungkinkan, melanjutkan kuliah,” ungkapnya.Program pelatihan di Biptak menjadi salah satu bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia industri dapat menjadi solusi strategis dalam mengatasi pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan ekonomi. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Mahasiswa dan Dosen PBSI UNIKA Medan Tanam Pohon, Wujudkan Nilai Kepramukaan dan Kepedulian Lingkungan

Ekonomi

Pemerintah Percepat Pengembangan Kendaraan Listrik, Siapkan Pabrik Motor Listrik Nasional

Ekonomi

PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut atas Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan

Ekonomi

Presiden Prabowo: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Instrumen Strategis Perkuat Ekonomi Desa

Ekonomi

Kapolres Samosir Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Illegal Logging dan Judi

Ekonomi

Pemkab Garut Gandeng UPI Latih 400 Guru Tingkatkan Kompetensi Literasi dan Numerasi