Paris (buseronline.com) - Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti lobi sebuah hotel di Paris, Sabtu malam, saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba untuk menghadiri undangan sebagai tamu kehormatan dalam perayaan Bastille Day di Prancis.Kedatangan Presiden Prabowo disambut meriah oleh puluhan warga diaspora Indonesia yang telah menanti dengan antusias. Di antara kerumunan, tampak anak-anak mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah Nusantara, mencerminkan keberagaman budaya Indonesia yang tetap hidup meski jauh dari tanah air.Momen haru terjadi saat dua anak diaspora maju ke depan dan menyerahkan buket bunga kepada Presiden Prabowo. Sambutan tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus kebanggaan warga diaspora atas kehadiran kepala negara mereka di perayaan nasional paling bergengsi di Prancis.Presiden Prabowo terlihat tersenyum hangat, melambaikan tangan, dan menyapa para warga sambil mengibarkan bendera kecil Merah Putih, membalas antusiasme dan kecintaan diaspora terhadap tanah air dan pemimpinnya.Nini Martini, seorang diaspora senior yang telah menetap di Paris selama hampir lima dekade, tak mampu menyembunyikan rasa bangganya.“Kita bersyukur Bapak bisa mendapat undangan yang paling hebat ya. Untuk saya, ini paling hebat dari negara Prancis. Dalam hari Bastille Day, besok. Itu jarang-jarang ya,” ungkap Nini dengan mata berbinar.Sementara itu, Jefri Simanjuntak, diaspora asal Sumatera Utara yang telah tinggal di Prancis selama 10 tahun, merasa sangat terkesan dengan sambutan Presiden yang hangat dan personal.“Saya sangat bangga soalnya hal yang pertama kali Pak Prabowo lakukan langsung menjawab saya dengan kata ‘horas’. Jadi saya sebagai orang Batak, saya sangat bangga dan terapresiasi,” ujarnya penuh semangat.Lebih dari sekadar kunjungan seremonial, Jefri berharap kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis dapat membuka peluang kerja sama strategis antara kedua negara.“Saya mengharapkan lebih banyak lagi kerja sama bilateral antarnegara Indonesia-Prancis. Karena kita merasa Prancis juga memiliki potensi sebagai negara yang dapat membangun negara Indonesia,” tambahnya.Kehangatan yang tercipta dalam penyambutan ini menjadi gambaran nyata dari semangat persatuan, cinta tanah air, dan kebanggaan diaspora Indonesia yang tetap membara, meski berada ribuan kilometer dari tanah kelahiran. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting