Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Presiden Prabowo Fokus Bangun Giant Sea Wall Pantai Utara

Dirgahayu Ginting - Minggu, 15 Juni 2025 12:18 WIB
Presiden Prabowo menghadiri Konferensi Internasional Infrastruktur 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (12/6/2025). (Dok/BPMI Setpres)
Jakarta (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat pemerintah untuk segera memulai pembangunan proyek strategis nasional Giant Sea Wall atau Tanggul Laut Pantai Utara Jawa.Proyek ini disebut sebagai salah satu infrastruktur paling vital untuk menghadapi ancaman rob, abrasi, dan perubahan iklim ekstrem yang semakin mengancam wilayah pesisir utara Pulau Jawa.“Saya ingin emphasize, saya ingin garisbawahi, salah satu proyek infrastruktur yang sangat strategis dan sangat vital bagi kita adalah Giant Sea Wall, Tanggul Laut Pantai Utara Jawa,” ujar Presiden Prabowo dalam pidato kuncinya pada Konferensi Internasional Infrastruktur 2025, di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis.Presiden menyampaikan bahwa proyek tanggul laut ini sebenarnya telah dirancang sejak tahun 1995, namun belum terealisasi secara menyeluruh. Dalam rencananya, Giant Sea Wall akan membentang sekitar 500 kilometer dari Banten hingga Gresik, Jawa Timur, dengan estimasi total biaya mencapai 80 miliar dolar AS.“Kalau sampai ke Jawa Timur mungkin membutuhkan waktu 15 sampai 20 tahun. Tidak ada masalah. Ada pepatah kuno: perjalanan 1000 km dimulai oleh satu langkah. Kita akan segera mulai itu,” tegasnya.Presiden Prabowo menyatakan bahwa pembangunan tahap awal akan difokuskan di kawasan Teluk Jakarta, dengan estimasi anggaran 8 hingga 10 miliar dolar AS, dan target penyelesaian 8–10 tahun.“Saya sudah bertemu Gubernur DKI, dan saya bilang, DKI harus urunan, Pemerintah Pusat urunan. Jadi kalau 8 miliar dolar dibagi 8 tahun, berarti 1 miliar dolar per tahun. Menteri Keuangan sudah kelihatan tegang melihat. Tenang Bu, DKI nyumbang. Jadi DKI setengah, Pemerintah Pusat setengah,” ungkap Presiden dengan nada berseloroh.Untuk memastikan tata kelola yang efektif, Presiden mengumumkan akan segera membentuk Badan Otorita Tanggul Laut Pantai Utara Jawa guna mengoordinasikan lintas sektor dan pemerintah daerah.Presiden juga membuka peluang kerja sama internasional dengan perusahaan dari berbagai negara. Namun, ia menegaskan bahwa proyek ini tetap akan dimulai dengan kekuatan nasional, tanpa menunggu mitra asing.“Kita terbuka perusahaan-perusahaan dari Tiongkok, Jepang, Korea, Eropa, Timur Tengah yang mau ikut, silakan. Tapi kita tidak akan menunggu. Kita akan mulai dengan kekuatan kita sendiri,” tandasnya.Proyek Giant Sea Wall ini menjadi simbol arah baru pembangunan infrastruktur Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, yang mengedepankan ketahanan iklim, keberlanjutan, dan kemandirian pembangunan nasional.Konferensi Internasional Infrastruktur 2025 sendiri diikuti oleh lebih dari 7.000 peserta dari 33 negara, menghadirkan dialog global tentang solusi infrastruktur masa depan. Turut hadir dalam forum ini para menteri kabinet, gubernur, duta besar negara sahabat, serta perwakilan sektor swasta dan akademisi. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

KPK OTT Bupati Tulungagung dan Ajudan, Diduga Lakukan Pemerasan hingga Rp5 Miliar

Ekonomi

Jawa Tengah Jadi Percontohan Penguatan Kemitraan Program MBG

Ekonomi

Skrining Pendengaran Digelar, Pemkab Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran

Ekonomi

Swasta Didorong Terlibat, TP PKK Medan Targetkan Penurunan Zero Dose Imunisasi

Ekonomi

Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz 2026 Hidupkan Suasana Distrik Muara

Ekonomi

Bareskrim Polri Ungkap Produksi Kosmetik Ilegal di Bogor, Tiga Tersangka Ditangkap