Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Tiga Unit Baru Strategis Dibentuk, Kemenkeu Perkuat Struktur

Dirgahayu Ginting - Minggu, 15 Juni 2025 10:29 WIB
Menteri Keuangan Republik Indonesia memberikan sambutan saat melantik 139 pejabat pimpinan tinggi pratama dalam rangka penguatan struktur organisasi dan pembentukan tiga unit strategis baru Kemenkeu, di Jakarta, Jumat (13/6/2025). (Dok/Kemenkeu)
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus melakukan penguatan kelembagaan sebagai respons terhadap tantangan ekonomi yang kian kompleks dan dinamis. Hal ini ditandai dengan pelantikan 139 pejabat pimpinan tinggi pratama yang digelar pada Jumat di Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jakarta.Dalam acara tersebut, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati turut mengumumkan pembentukan tiga unit strategis baru, yaitu Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF), Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK), serta Badan Teknologi Informasi dan Intelijen Keuangan (BTIIK).“Hari ini saya melantik 139 pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II atau setara, yang tersebar di 13 unit eselon satu, unit non eselon, serta badan layanan umum di lingkungan Kementerian Keuangan,” ujar Menkeu dalam sambutannya.Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) dirancang untuk menjadi motor utama dalam merumuskan kebijakan fiskal makro yang adaptif, inovatif, dan selaras dengan dinamika global serta arah pembangunan nasional. Unit ini diharapkan mampu mengantisipasi tekanan eksternal dan merancang kebijakan fiskal yang antisipatif dan berdampak luas.Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK) dibentuk sebagai implementasi dari Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Fokus utamanya adalah menjaga stabilitas sistem keuangan, memperdalam pasar keuangan domestik, dan memperkuat integrasi kebijakan fiskal dan sektor keuangan.Sementara itu, Badan Teknologi Informasi dan Intelijen Keuangan (BTIIK) hadir sebagai respons terhadap kebutuhan akan tata kelola keuangan negara berbasis data dan teknologi canggih. Unit ini akan menjadi pusat analisis intelijen keuangan, pemetaan risiko fiskal strategis, serta inovasi kebijakan berbasis big data dan kecerdasan buatan (AI).“Seluruh tujuan baik dan cita-cita membutuhkan keuangan negara yang dikelola secara profesional, kompeten, dan berintegritas,” tegas Sri Mulyani.Pelantikan pejabat dan pembentukan tiga unit baru ini menjadi bagian dari strategi transformasi kelembagaan Kemenkeu, yang berorientasi pada respon cepat terhadap tantangan ekonomi global, teknologi, dan kebutuhan publik yang terus berubah.Menkeu menegaskan bahwa Kemenkeu akan terus memperkuat struktur, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, dan membangun sistem kerja yang adaptif dan kolaboratif.“Dengan pembentukan unit-unit baru ini, Kemenkeu mempertegas komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang tangguh, responsif, dan siap menjawab tantangan ekonomi masa depan,” tutup Menkeu.Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat fondasi kebijakan fiskal nasional, tetapi juga menjadi tonggak baru dalam menciptakan tata kelola keuangan negara yang transparan, efisien, dan berkelanjutan. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pj Sekda Sumut Tekankan Peran Generasi Muda dalam Perayaan Paskah MPK Sumut-Aceh

Ekonomi

Kepatuhan LHKPN DPRD Rendah, KPK Peringatkan Ancaman terhadap Kepercayaan Publik

Ekonomi

5.503 Gedung Koperasi Merah Putih Terbangun di Jawa Tengah

Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Optimalkan Armada Laut untuk Jaga Distribusi LPG Nasional

Ekonomi

Ribuan Kafilah Meriahkan Pawai Ta’aruf MTQ ke-59 Kota Medan

Ekonomi

KPK: Kampus Jadi Garda Depan Pembentukan Integritas Generasi Muda