Jakarta (buseronline.com) - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Anggito Abimanyu menegaskan pentingnya implementasi nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi dalam pengelolaan keuangan negara.Hal tersebut disampaikannya saat membacakan amanat dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Senin.“Nilai Pancasila harus diwujudkan dalam pelayanan publik yang berkeadilan, transparan, dan berpihak pada rakyat,” tegas Wamenkeu Anggito di hadapan jajaran Kementerian Keuangan.Ia mengingatkan bahwa seluruh kebijakan dan program yang dijalankan oleh Kementerian Keuangan harus mencerminkan semangat keadilan sosial dan kemanusiaan, serta tidak boleh hanya menguntungkan kelompok tertentu.Dalam pidatonya, Wamenkeu juga menyoroti keberagaman yang ada di lingkungan Kementerian Keuangan, yang terdiri dari lebih dari 76 ribu pegawai dari berbagai latar belakang suku, agama, budaya, dan bahasa.“Kementerian Keuangan adalah cerminan Indonesia. Toleransi dan saling menghormati adalah fondasi yang harus terus dijaga, apalagi di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks,” ujarnya.Anggito menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).Ia menyatakan bahwa Kementerian Keuangan harus mampu menjelaskan secara terbuka mengenai apa, mengapa, bagaimana, dan untuk siapa APBN dikelola.Menurutnya, hal ini penting agar rakyat sebagai pemilik kedaulatan dapat mengetahui, memahami, dan terlibat dalam pengawasan pengelolaan keuangan negara.Menutup amanatnya, Wamenkeu mengajak seluruh jajaran Kementerian Keuangan untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi, serta selalu menyerahkan hasil terbaik kepada Tuhan Yang Maha Esa.Ia berharap momentum peringatan Hari Lahir Pancasila ini dapat memperkuat persatuan bangsa, meningkatkan ketahanan nasional, dan mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting