Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Pertamina Latih 30 UMKM Jadi Eksportir, Dorong Ekonomi Nasional Tembus Pasar Global

Dirgahayu Ginting - Senin, 26 Mei 2025 12:10 WIB
Suasana Pelatihan Kesiapan Ekspor Melalui Pasar Global yang diselenggarakan di Jakarta, hasil kolaborasi PT Pertamina (Persero) dengan Kementerian Perdagangan RI melalui PPEJP untuk membina 30 UMKM menuju pasar ekspor. (Dok/Pertamina)
Jakarta (buseronline.com) - Dalam upaya memperkuat ekonomi nasional dan mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar internasional, PT Pertamina (Persero) melatih 30 UMKM binaan dari berbagai daerah melalui program Pelatihan Kesiapan Ekspor Melalui Pasar Global.Kegiatan ini berlangsung di Jakarta pada 21–23 Mei 2025, bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP), Kementerian Perdagangan RI.Pertamina memberikan pelatihan intensif kepada 30 pelaku UMKM terpilih dalam rangka meningkatkan kesiapan mereka memasuki pasar ekspor. Pelatihan ini meliputi berbagai materi teknis, mulai dari prosedur ekspor-impor, penyusunan kontrak dagang, pengemasan produk untuk pasar global, strategi penentuan harga, digital marketing, hingga teknik mencari buyer internasional.Kegiatan ini diinisiasi oleh PT Pertamina (Persero) dan didukung oleh PPEJP Kementerian Perdagangan RI. Vice President Corporate Communication PT Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa program ini adalah bentuk nyata dukungan perusahaan terhadap pertumbuhan UMKM dan perekonomian nasional.“UMKM adalah tulang punggung ekonomi Indonesia. Dengan membekali mereka kemampuan ekspor, kami tidak hanya membina pelaku usaha, tetapi juga mendorong ekonomi inklusif dan berkelanjutan,” kata Fadjar.Pelatihan berlangsung selama tiga hari di Jakarta, dari tanggal 21 hingga 23 Mei 2025, sebagai bagian dari kerja sama yang telah disepakati antara Pertamina dan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional sejak 22 Juni 2023.Program ini mendukung visi pemerintah, khususnya poin ketiga dari Asta Cita Prabowo-Gibran, yakni menciptakan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, dan mengembangkan industri kreatif.Langkah ini sekaligus menjadi strategi mendorong UMKM agar tidak hanya berkembang di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing secara global.Peserta pelatihan tidak hanya menerima materi teoritis, tetapi juga terlibat dalam simulasi ekspor-impor serta kunjungan lapangan untuk memperkuat pemahaman praktis. Kegiatan ini dirancang agar UMKM memiliki kesiapan nyata dalam melakukan ekspor perdana.Salah satu peserta dari Surakarta, Prianggito dari Gunawan Design, mengaku pelatihan ini sangat membuka wawasan.“Kami jadi lebih percaya diri untuk menjajaki pasar luar negeri. Terima kasih kepada Pertamina yang konsisten mendampingi UMKM seperti kami agar terus naik kelas,” ujarnya.Pelatihan ini diharapkan menjadi titik awal bagi UMKM binaan Pertamina untuk masuk ke pasar ekspor, memperluas jaringan usaha, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.Sebagai perusahaan energi yang memimpin transisi menuju energi hijau, Pertamina juga menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) serta komitmen mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan target net zero emission tahun 2060. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

SC Paderborn 07 Promosi ke Bundesliga, VfL Wolfsburg Terdegradasi Setelah 29 Musim

Ekonomi

FIFA dan PSSI Gelar Kampanye “Be Active” untuk Dorong Gaya Hidup Sehat Anak

Ekonomi

Pertamina Perkuat Transformasi Digital Berbasis AI, Targetkan EBITDA US$300 Juta pada 2027

Ekonomi

Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026 Mulai 8 Juni, Fokus Penegakan Hukum Digital lewat ETLE

Ekonomi

Uzbekistan Umumkan Skuad Sementara untuk Piala Dunia 2026

Ekonomi

Bupati Taput Tinjau Pemulihan Infrastruktur dan Lahan Hunian Korban Bencana di Adian Koting