Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Strategi Pertamina Tingkatkan Kapasitas Domestik di Tengah Tantangan Global

Dirgahayu Ginting - Sabtu, 24 Mei 2025 12:40 WIB
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menyampaikan strategi Pertamina dalam menghadapi tantangan global energi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (22/5/2025). (Dok/Pertami
Jakarta (buseronline.com) - PT Pertamina (Persero) terus memperkuat kapasitas domestik sebagai strategi utama dalam menghadapi tekanan global yang memengaruhi industri energi.Fokus ini mencakup peningkatan produksi hulu, optimalisasi serapan minyak mentah dalam negeri, serta efisiensi operasional di seluruh lini bisnis.Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis.Simon menjelaskan bahwa dinamika global saat ini menimbulkan tantangan serius, seperti pelemahan nilai tukar rupiah, kelebihan pasokan minyak mentah dunia yang berdampak pada penurunan harga, serta penurunan crack spread—selisih harga produk olahan dengan harga minyak mentah—yang saat ini hanya USD 10 per barel, di bawah titik impas kilang Pertamina sebesar USD 15 per barel.“Pertamina merespons dinamika ini dengan memperkuat kapasitas dalam negeri, mulai dari peningkatan produksi di sektor hulu hingga efisiensi penyerapan minyak mentah domestik. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas operasional dan ketahanan energi nasional,” ujar Simon.Dalam menghadapi risiko global, Pertamina mengelola impor energi melalui pengalihan jalur distribusi serta diversifikasi sumber dan pemasok.Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk mendapatkan dukungan kebijakan dan memperkuat kerja sama antarnegara melalui skema government-to-government (G-to-G).Di sisi hulu, Wakil Direktur Utama Pertamina, Wiko Migantoro, menambahkan bahwa perusahaan telah membentuk Pokja Peningkatan Produksi Hulu bersama Kementerian ESDM.Target produksi minyak domestik pada 2025 dipatok sebesar 419 ribu barel per hari (MBOPD), dengan serapan minyak mentah domestik dari jatah pemerintah mencapai sekitar 12 juta barel atau 30 ribu barel per hari (BPD).Sebagai bagian dari transisi energi, Pertamina turut mempercepat produksi energi hijau. Program biodiesel B40 diklaim berhasil mengurangi konsumsi solar hingga 9 juta barel per tahun.Selain itu, Pertamina juga mengembangkan Sustainable Aviation Fuel (SAF) sebesar 2,4 persen dan bioetanol sebesar lima persen sebagai alternatif energi yang lebih ramah lingkungan.Untuk menjaga kelancaran pasokan, Pertamina menerapkan strategi pengelolaan rantai pasok dengan pola operasi yang fleksibel.Skema Regular, Alternative, and Emergency (RAE) disiapkan untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar dalam kondisi darurat maupun perubahan geopolitik.Pertamina menegaskan komitmennya dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 melalui berbagai program berkelanjutan yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dan penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh operasionalnya.“Melalui strategi terintegrasi ini, kami yakin Pertamina tetap mampu menjaga kinerja keuangan dan operasional secara solid serta terus memberikan kontribusi maksimal bagi negara,” tutup Simon. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Spanyol Comeback 2-1 atas Kroasia, Mikel Merino Jadi Pahlawan

Ekonomi

Harry Kane Brace, Inggris Hajar Republik Ceko 3-0 di Wembley

Ekonomi

Menteri Koperasi Kunjungi KDMP Pantai Pasifik Toba, Dorong Ekonomi Rakyat Berbasis Koperasi

Ekonomi

400 Guru Mengaji Bandung Dipersiapkan Jadi Penggerak Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an

Ekonomi

Korlantas Polri Bersama KemenPAN-RB dan BSSN Bahas Integrasi SIM dan STNK Digital

Ekonomi

FLS3N 2026 Resmi Berakhir, Siswa Didorong Terus Berkarya dan Lestarikan Budaya