Jakarta (buseronline.com) - Guna memperkuat komunikasi publik dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Republik Indonesia menjalin kolaborasi strategis dengan TVOne.Inisiatif ini diresmikan melalui kunjungan Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kemensetneg ke kantor pusat TVOne di Jakarta Timur, pada Kamis.Kunjungan ini bertujuan untuk memperluas cakupan penyebaran informasi publik, memastikan program prioritas nasional dapat tersampaikan secara merata ke seluruh lapisan masyarakat, termasuk diaspora Indonesia di luar negeri.Delegasi Kemensetneg dipimpin oleh Kepala Biro Humas, Eddy Cahyono Sugiarto, yang disambut langsung oleh Pimpinan Redaksi TVOne, Lalu Mara Satriawangsa, bersama jajaran manajemen redaksi dan tim program.Dalam sambutannya, Eddy menekankan pentingnya komunikasi dua arah yang solid antara pemerintah dan media sebagai mitra strategis.“Kemensetneg berkomitmen untuk terus menyediakan layanan informasi yang komprehensif dan faktual kepada rekan-rekan media, sesuai arahan Mensesneg. Kami menyadari bahwa diseminasi informasi tidak bisa dilakukan pemerintah sendirian. Dibutuhkan kolaborasi erat dengan media seperti TVOne, yang memiliki jangkauan luas dan kredibilitas tinggi, sebagai bagian dari strategi multi-stakeholder engagement,” ujar Eddy.Ia juga menekankan bahwa kolaborasi ini penting untuk memastikan program-program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis, Cek Kesehatan Gratis, dan Koperasi Merah Putih dapat diterima secara merata oleh masyarakat, hingga pelosok daerah.Sementara itu, Manager GM News TVOne, Wahyu Kustyanto, menyambut baik inisiatif Kemensetneg ini. “Tentunya kami berterima kasih atas kunjungan ini. Semoga ini menjadi langkah strategis untuk terus memperkuat kolaborasi di masa depan,” ucap Wahyu.Ia menjelaskan bahwa TVOne saat ini memiliki portofolio produk yang kuat, mulai dari program berita aktual, talkshow politik, hingga platform digital yang menjangkau jutaan audiens baik di dalam negeri maupun komunitas diaspora di luar negeri.“Kami siap membuka ruang kolaborasi dalam berbagai program strategis pemerintah, termasuk pelatihan jurnalistik, penguatan SDM, dan literasi media bagi mahasiswa serta generasi muda,” tambahnya.Langkah ini diharapkan mampu menciptakan sinergi berkelanjutan antara pemerintah dan media, memperkuat fungsi komunikasi publik, serta membuka ruang partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. (R3)
Editor
: Dirgahayu Ginting