Jakarta (buseronline.com) - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Anggito Abimanyu menyampaikan bahwa penerimaan pajak bruto pada Maret 2025 menunjukkan pertumbuhan positif, membalikkan tren kontraksi yang terjadi pada dua bulan sebelumnya.“Penerimaan pajak di bulan Maret mengalami rebound, pembalikan. Ya, pembalikan ini mohon digarisbawahi, pembalikan,” ujar Anggito dalam Konferensi Pers APBN Kita edisi April 2025 di Jakarta, Rabu.Tercatat, hingga akhir Maret 2025, penerimaan pajak bruto mencapai Rp467 T dengan pertumbuhan 7,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Secara neto setelah dikurangi restitusi pertumbuhan tetap positif sebesar 3,5 persen year on year.Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh penerimaan dari Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam negeri. PPh 21 tumbuh 3,3 persen seiring dengan peningkatan penghasilan pegawai serta berkurangnya wajib pajak yang mengompensasikan kelebihan bayar PPh 21 tahun 2024 ke masa pajak Maret 2025. Sementara itu, PPN dalam negeri yang menjadi indikator daya beli masyarakat, mencatatkan pertumbuhan sebesar 8 persen.Selain itu, penerimaan PPh 25 menunjukkan kinerja yang baik, mencerminkan profitabilitas perusahaan, khususnya di sektor pertambangan. Penerimaan PPN impor juga mengalami pertumbuhan signifikan, terutama dari sektor industri pengolahan.Wamenkeu Anggito menambahkan bahwa tiga sektor utama menjadi penopang pertumbuhan penerimaan pajak, yakni sektor pertambangan, sektor industri pengolahan, dan sektor jasa keuangan.Sektor pertambangan mencatat kinerja baik, terutama pada subsektor bijih logam. Industri pengolahan terus menunjukkan tren positif didukung oleh Indeks Manufaktur (PMI) yang konsisten berada di zona ekspansif. Sementara itu, sektor jasa keuangan melanjutkan tren pertumbuhan jangka panjangnya.“Kalau kita lihat secara objektif dan numerik, tren penerimaan pajak menunjukkan peningkatan. Bahkan rata-rata empat bulan untuk semua jenis pajak menunjukkan peningkatan secara nominal,” tutup Wamenkeu. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting