Jakarta (buseronline.com) - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendorong Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang tangguh, dapat diandalkan, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kerendahan hati.Hal ini disampaikannya dalam pertemuan bersama seluruh pegawai DJA yang digelar di Aula Dhanapala, Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu.Dalam arahannya, Sri Mulyani menekankan pentingnya semangat belajar dan penguatan kapasitas bagi seluruh pegawai DJA. Ia menyebutkan bahwa DJA memegang peranan strategis dalam pengelolaan keuangan negara, sehingga dituntut untuk selalu adaptif, profesional, dan siap menghadapi tantangan.“DJA harus menjadi institusi yang berdaya, tangguh, dan dapat diandalkan, namun tetap menjaga kerendahan hati dan sisi kemanusiaan dalam setiap langkahnya,” ujar Sri Mulyani.Pada kesempatan tersebut, Menkeu juga mengenang kembali lahirnya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara yang menjadi dasar ditetapkannya Hari Anggaran setiap 5 April.Ia menjelaskan bahwa UU tersebut merupakan bagian dari reformasi besar-besaran dalam sistem pengelolaan keuangan negara pascakrisis 1997-1998.“Setiap krisis, setiap kejadian besar, jangan disia-siakan. Itu adalah momentum untuk refleksi, perbaikan, dan reformasi,” tegasnya.Sri Mulyani juga menekankan pentingnya dokumentasi atas setiap proses pembelajaran dan reformasi agar bisa diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari pengetahuan institusional.Menutup acara, ia mengingatkan kembali lima nilai utama Kementerian Keuangan, yaitu integritas, profesionalisme, sinergi, pelayanan, dan kesempurnaan. Ia mengajak seluruh jajaran DJA untuk terus menjaga semangat kerja dan komitmen dalam menjalankan tugas negara.“Selamat bekerja untuk kalian. Tetap semangat, saling mendukung, saling mendoakan, dan kita terus menjaga Indonesia dengan ikhlas, ridha, dan sabar,” tutupnya penuh semangat. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting