Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Program Makan Bergizi Gratis Disambut Antusias Daerah

Dirgahayu Ginting - Senin, 20 Januari 2025 05:55 WIB
Mendagri Tito Karnavian memberikan keterangan pers terkait program makan bergizi gratis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/1/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Program makan bergizi gratis yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto mendapatkan sambutan hangat dari pemerintah daerah.Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan, antusiasme daerah terhadap program ini sangat tinggi karena dinilai tidak hanya meningkatkan kesehatan anak-anak, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.“Kita tahu bahwa selain untuk meningkatkan kesehatan, program ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Hasil pangan masyarakat akan diserap, sehingga tercipta circular economy yang menggerakkan perekonomian lokal,” ujar Mendagri Tito dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat.Menurut Tito, sejumlah pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk mendukung program ini. Dari hasil konsolidasi dengan pemerintah daerah, kontribusi anggaran untuk pelaksanaan program ini diperkirakan mencapai Rp2,3 hingga Rp2,5 T.“Targetnya sekitar 2.000 hingga 4.000 anak mulai September selama empat bulan. Kabupaten mengalokasikan Rp2,3 T, sedangkan provinsi menyumbang sekitar Rp2,5 T. Ini bukan perintah top-down, melainkan inisiatif dari daerah, terutama yang memiliki PAD kuat,” jelasnya.Anggaran tersebut akan digunakan untuk membangun fasilitas pemenuhan gizi di sekolah, dengan prioritas pada daerah-daerah yang memiliki angka stunting dan kemiskinan tinggi.Presiden Prabowo, kata Tito, telah meminta Kementerian Dalam Negeri untuk berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) guna memastikan pelaksanaan program ini berjalan efektif.“Presiden memerintahkan kami untuk berkoordinasi dengan Kepala BGN. Fokusnya adalah pada daerah-daerah dengan angka stunting dan kemiskinan tinggi yang belum terjangkau program ini,” tambahnya.Mendagri juga menjelaskan bahwa kontribusi setiap daerah akan disesuaikan dengan kemampuan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Daerah dengan PAD tinggi seperti Kabupaten Badung mampu meng-cover seluruh kebutuhan program ini dari APBD mereka. Sementara itu, daerah dengan PAD rendah akan dibantu oleh Badan Gizi Nasional.“Misalnya, Kabupaten Badung dengan PAD yang besar mampu mencakup seluruh kebutuhan anak SD dari APBD mereka. Namun, untuk daerah dengan PAD rendah, seperti di Indonesia bagian timur, mereka akan mendapatkan dukungan dari Badan Gizi Nasional,” tutup Tito.Program makan bergizi gratis ini diharapkan dapat menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kesehatan anak-anak Indonesia sekaligus memperkuat ekonomi lokal. (R3)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Kemendikdasmen Perkuat Pelindungan Anak di Ruang Digital melalui Literasi dan Edukasi Keamanan Siber

Ekonomi

Jateng Antisipasi Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi terhadap Harga Bahan Pokok

Ekonomi

6.731 Peserta Ikuti SMM USU 2026, Meningkat 25 Persen dari Tahun Lalu

Ekonomi

Program Kelas Digital di SMPN 1 Medan Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Berbasis Teknologi

Ekonomi

Dinkes Jateng Gencarkan Edukasi Pencegahan Hipertensi dan Obesitas

Ekonomi

CPRN Summit 2026 Dorong Sinergi Riset dan Kebijakan Pendidikan di Asia Tenggara