Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Menko Bidang Pangan: Kerja Keras Semua Pihak Kunci Swasembada Pangan

Dirgahayu Ginting - Rabu, 01 Januari 2025 09:42 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas Kebijakan Bidang Pangan di Istana Jakarta, Senin (30/12/2024). (Dok/Humas Setkab)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan pentingnya kerja sama semua pihak untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. Hal ini disampaikan Menko Zulkifli usai mengikuti Rapat Terbatas terkait Kebijakan Bidang Pangan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.“Dengan kerja keras dan fokus semua pihak, kita optimis bisa mencapai swasembada pangan sesuai arahan Presiden,” kata Zulkifli Hasan.Menko Zulkifli mengungkapkan bahwa produksi pangan domestik, khususnya beras, menunjukkan tren peningkatan signifikan. Pada Januari 2024, produksi beras naik dari 0,35 juta ton menjadi 1,3 juta ton, sementara Februari meningkat dari 0,8 juta ton menjadi 2,08 juta ton.“Kenaikan produksi ini menjadi bukti bahwa kita mampu memenuhi kebutuhan pangan dari dalam negeri,” jelasnya.Dalam rapat tersebut, pemerintah mengambil keputusan strategis untuk menghentikan impor sejumlah bahan pokok, termasuk beras, jagung, gula konsumsi, dan garam.Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan memaksimalkan produksi dalam negeri guna memenuhi kebutuhan nasional.“Tahun depan, tidak ada impor beras, jagung, gula konsumsi, atau garam. Ini langkah berani untuk mendukung petani lokal,” ungkap Zulkifli.Sebagai bentuk dukungan kepada petani, pemerintah juga menetapkan kenaikan harga pembelian pemerintah (HPP). Harga gabah kering naik dari Rp6.000 menjadi Rp6.500 per kilogram, sementara harga jagung naik dari Rp5.000 menjadi Rp5.500 per kilogram.“Kenaikan harga ini adalah kabar baik bagi petani, sehingga mereka bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar,” tambahnya.Pemerintah juga berkomitmen untuk menyerap seluruh hasil produksi petani dengan harga yang telah ditetapkan. “Berapa pun hasil produksi gabah dan jagung dari petani, semuanya akan diserap pemerintah,” kata Zulkifli.Menko Zulkifli memastikan bahwa produk pangan dalam negeri tidak akan dikenakan kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN). “Seluruh produk pangan, baik beras biasa, beras merah, maupun beras ketan, tidak akan mengalami kenaikan PPN,” tandasnya.Dengan kebijakan ini, pemerintah optimistis swasembada pangan dapat tercapai sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pemprov Jabar Perkuat Layanan Kesehatan Primer Lewat Program KITA SEHAT

Ekonomi

Polri Tangkap Buronan Terorisme Asal Palestina

Ekonomi

Marc Cucurella Siap Tepati Nazar akan Tato Wajah Luis De La Fuente Usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Ekonomi

KPK dan MA Perkuat Integritas Aparatur Peradilan Melalui Program PRISMA

Ekonomi

Pemprov Sumut Siap Gelar BI Investment Day Sepulau Sumatera

Ekonomi

AC Milan Rilis Jersey Tandang Baru Musim 2026/2027, Kenang Kejayaan Liga Champions 2007