Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Presiden Prabowo Subianto Diskusikan Isu Ekonomi Strategis Bersama Dewan Ekonomi Nasional

Dirgahayu Ginting - Sabtu, 07 Desember 2024 06:30 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2024/12/20-13-01-20241205-den-1024x683-1.jpeg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Keterangan pers Ketua, Wakil Ketua dan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (05/12/2024). (Dok/BPMI Setpres)
Jakarta (buseronline.com) - Presiden Prabowo Subianto menerima Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis.Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis ekonomi, termasuk daya beli masyarakat, daya saing investasi, dan efisiensi belanja negara.Muhammad Chatib Basri, Anggota Dewan Ekonomi Nasional, mengungkapkan bahwa isu daya beli masyarakat, terutama di kalangan kelas menengah, menjadi perhatian utama dalam diskusi.Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kebijakan upah minimum provinsi (UMP) yang harus seimbang antara meningkatkan daya beli dan menjaga daya saing industri.“Daya beli masyarakat dan daya saing industri perlu diimbangi dengan kebijakan upah minimum yang tepat agar kedua aspek ini dapat berjalan beriringan,” ujar Chatib Basri.Sementara itu, Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu menyampaikan bahwa pihaknya juga membahas langkah-langkah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek dan menengah.Ia menekankan pentingnya menarik investasi berkualitas yang dapat memperkuat sektor manufaktur nasional.“Kita ingin investasi yang masuk tidak hanya membawa modal, tetapi juga memperkuat rantai pasokan di sektor manufaktur dan mengatasi masalah struktural di dalamnya,” kata Mari.Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, menambahkan bahwa sejumlah langkah konkret akan segera diimplementasikan, termasuk peluncuran e-katalog versi 6 pada bulan depan.Katalog ini, yang diharapkan mencakup 95 persen belanja APBN, bertujuan untuk mengurangi inefisiensi yang signifikan dalam pengelolaan anggaran negara.Luhut juga optimis bahwa dengan digitalisasi pemerintahan, Indonesia dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen dalam lima tahun ke depan.“Kombinasi langkah-langkah tersebut, ditambah dengan digitalisasi data pemerintahan, akan mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan,” ujar Luhut.Pertemuan ini menggambarkan komitmen Presiden Prabowo untuk memperkuat ekonomi Indonesia melalui sinergi antara pemerintah dan Dewan Ekonomi Nasional.Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan dapat mengatasi tantangan ekonomi dalam jangka pendek dan panjang. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Bobby Nasution Apresiasi Siswi Labuhanbatu Peraih Emas Olimpiade Sains Internasional

Ekonomi

Empat Kali Ikut Seleksi, Eikhel Ginting dari STM Hilir Deliserdang Lulus Taruna AAL

Ekonomi

Wamenkes: Indonesia Emas 2045 Harus Ditopang Penguatan Promotif dan Preventif

Ekonomi

KPK Tegaskan Pemberantasan Korupsi Terintegrasi, Selamatkan Keuangan Negara Rp2,23 Triliun

Ekonomi

Pertamina dan Pemprov Jabar Kembangkan Sampah Jadi Hidrogen dan Energi Bersih

Ekonomi

DWP Sumut Gandeng Fisipol USU Tingkatkan Mutu Pendidikan Sekolah Binaan