Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam transisi energi dengan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mempercepat penggunaan energi terbarukan.Sebagai negara yang terletak di ring of fire, Indonesia memiliki potensi besar dalam energi panas bumi.Salah satu wujud dukungan pemerintah terhadap pengembangan energi terbarukan adalah melalui pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha Unit 1 yang terletak di Ciwidey, Jawa Barat.PLTP Patuha Unit 1 dikelola oleh PT Geo Dipa Energi (Persero), yang merupakan salah satu badan usaha milik negara yang memiliki peran penting dalam penyediaan listrik berbasis energi terbarukan.Selain berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan listrik nasional, pengelolaan PLTP ini juga menyumbang penerimaan negara bukan pajak dari sektor pengelolaan kekayaan negara yang dipisahkan.Direktur Jenderal Kekayaan Negara Rionald Silaban dalam acara press tour di Kabupaten Bandung, Kamis (7/11/2024), menegaskan bahwa transisi energi merupakan langkah mutlak yang perlu didukung sepenuhnya."Pemerintah memberikan dukungan kepada Geo Dipa, termasuk bantuan dari lembaga multilateral, serta jika diperlukan, penyertaan modal negara (PMN) untuk mendukung investasi dalam pengembangan pembangkit listrik panas bumi," ujarnya.Geo Dipa juga diberikan penugasan sebagai government driller untuk mengeksplorasi potensi panas bumi yang dapat dieksplorasi lebih lanjut.Hal ini bertujuan untuk meningkatkan cadangan energi nasional dan mempercepat transisi menuju energi ramah lingkungan.Selain itu, pemerintah juga melonggarkan persyaratan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk memudahkan pengembangan proyek-proyek panas bumi, seperti pengadaan turbin yang masih sulit memenuhi TKDN.PLTP Patuha memiliki kapasitas terpasang 59,88 MW dan potensi hingga 400 MW, serta telah beroperasi selama 10 tahun. Selama periode ini, PLTP Patuha telah menyuplai listrik tanpa karbon sebanyak 4.018.100 KWh yang disalurkan ke sistem kelistrikan di Jawa, Madura, dan Bali.Direktur Pengembangan Niaga & Eksplorasi PT Geo Dipa Energi, Ilen Kardani, mengungkapkan bahwa proyek ini tidak hanya memberikan manfaat besar bagi sektor energi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar."PLTP Patuha menyumbangkan keuntungan sebesar Rp200 M per tahun untuk negara dan memberi dampak positif bagi ekonomi lokal, termasuk kontribusi sebesar Rp2 M untuk Kabupaten Bandung, yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur, seperti jalan dan fasilitas lainnya," ungkap Ilen Kardani.Dengan dukungan pemerintah, PLTP Patuha menjadi salah satu contoh nyata keberhasilan pengembangan energi terbarukan di Indonesia, yang tidak hanya memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat sekitar. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting