Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Mentan Dorong G20 Perkuat Produksi Pangan Berkelanjutan

Dirgahayu Ginting - Senin, 23 September 2024 10:04 WIB
Mentan Andi menyampaikan sambutan di Pertemuan Menteri-Menteri Pertanian G20, Brasil, Kamis (12/09/2024). (Dok/Kementan)
Brasil (buseronline.com) - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak negara-negara anggota G20 untuk bersama-sama meningkatkan produksi pangan yang berkelanjutan tanpa mengorbankan kelestarian sumber daya alam. Ajakan ini disampaikan dalam Pertemuan Menteri-Menteri Pertanian G20 di Chapada dos Guimaraes, Brasil, Kamis.Dalam pertemuan tersebut, Amran menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Brasil sebagai Presidensi G20 yang mengusung tema Membangun Dunia yang Adil dan Planet yang Berkelanjutan. Tema tersebut, menurutnya, sangat relevan untuk memandu diskusi terkait pertanian global dan ketahanan pangan, terutama menghadapi berbagai tantangan dunia saat ini.Amran memaparkan empat poin penting dalam pidatonya. Pertama, ia menekankan bahwa sistem pangan global saat ini menghadapi tekanan besar akibat pertumbuhan populasi yang diproyeksikan mencapai 8,6 miliar pada 2030. Oleh karena itu, produksi pangan harus dilakukan seiring dengan upaya pelestarian sumber daya alam. Ia juga menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mengembangkan sistem pertanian yang holistik dan berkelanjutan."Indonesia telah mencapai swasembada beras di beberapa tahun terakhir serta surplus produksi untuk komoditas jagung, bawang merah, minyak sawit, ayam, dan telur," ungkapnya. Hal ini, menurut Amran, merupakan hasil dari strategi yang inovatif dan fleksibel.Poin kedua, Mentan Amran menyoroti pentingnya petani keluarga, termasuk petani kecil, perempuan, dan pemuda dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan sumber daya alam. Indonesia telah menerapkan Rencana Aksi Nasional Pertanian Keluarga yang diakui sebagai upaya penting untuk mendorong kesejahteraan masyarakat pertanian.Ketiga, sektor perikanan juga menjadi perhatian utama Indonesia, mengingat 65% wilayah Indonesia adalah laut. Amran menyebutkan bahwa pada tahun 2023, Indonesia telah mengekspor 1,2 juta ton produk perikanan ke pasar internasional. Pemerintah Indonesia juga mengadopsi kebijakan Ekonomi Biru untuk menjaga kesehatan laut dan keberlanjutan sumber daya kelautan.Poin keempat, Mentan Amran menekankan bahwa ketidakseimbangan perdagangan global berdampak pada ketahanan pangan negara-negara berkembang. Ia menyerukan pentingnya arus perdagangan yang transparan dan mudah diakses agar semua negara dapat mengatasi tantangan yang dihadapi dalam sektor pertanian.Mengakhiri pidatonya, Amran menegaskan dukungan Indonesia terhadap dokumen hasil pertemuan tersebut dan menyerukan seluruh anggota G20 untuk memperkuat sistem pertanian dan pangan yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan."Dengan kerjasama yang erat, G20 dapat mengatasi tantangan global dan membangun masa depan yang lebih adil serta berkelanjutan," tutupnya. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Rico Waas Ajak Warga Jadikan Idul Adha Momentum Tingkatkan Ketakwaan dan Kepedulian Sosial

Ekonomi

Pemprov Sumut Pusatkan Salat Idul Adha 1447 H di Binjai, Bobby Nasution Ajak Perkuat Kepedulian Sosial

Ekonomi

Perang Obor Jepara Kembali Digelar, Ribuan Warga Padati Tegalsambi

Ekonomi

PHHB GBKP Setia Budi Medan Kunjungi YKPD Alpha Omega Kabanjahe

Ekonomi

RSUD Tidar Magelang Peringati HUT ke-94, Perkuat Komitmen Pelayanan Kesehatan

Ekonomi

Pentas Pelajar 2026 Jadi Ajang Kreativitas dan Persahabatan Pelajar Indonesia