Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Kemenparekraf Dorong Pemberdayaan Perempuan di Sektor Parekraf

Dirgahayu Ginting - Selasa, 26 Desember 2023 09:33 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/12/IMG-20231226-WA0002.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Sekretaris Kemenparekraf/Baparekraf Ni Wayan Giri Adnyani saat kegiatan yang bertajuk "Srikandi Kuliner di Era Modern” di Poltekpar Bali secara virtual, Jumat (22/12/2023). (Dok/Kemenparekraf)
Bali (buseronline.com) - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mendorong pentingnya pemberdayaan perempuan dalam semua sektor termasuk dalam dunia kuliner yang masuk ke dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.Sekretaris Kemenparekraf/Baparekraf Ni Wayan Giri Adnyani saat kegiatan yang bertajuk "Srikandi Kuliner di Era Modern” di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali secara virtual menjelaskan, Perayaan Hari Ibu menjadi momen tepat untuk menyoroti peran dan pencapaian perempuan serta mendorong kesetaraan gender di berbagai bidang.“Saat ini bisnis pada sektor industri restoran dan rumah makan sedang berkembang seiring dengan memulihnya kondisi ekonomi, untuk itu semua pihak termasuk l perempuan harus bisa mengambil peluang tersebut,” ujar Ni Wayan Giri Adnyani.Sektor kuliner merupakan subsektor penyumbang terbesar dari Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif. Subsektor kuliner menyumbang Rp455,44 triliun atau sekitar 41 persen dari total PDB ekonomi kreatif sebesar Rp1.134 triliun pada 2020.Pada acara itu hadir berbagai tokoh dalam bidang pariwisata, akademisi, dan pembicara dari latar belakang yang menggambarkan peran ibu dalam kehidupan keluarga serta industri kuliner di Bali.Narasumber yang ditampilkan seperti Ni Made Masih, pemilik Warung Made, serta sejumlah dosen terkemuka termasuk Ni Desak Made Santi Diwyarthi, Ni Luh Gde Sri Sadjuni, dan Ni Putu Eka Trisdayanti yang membahas tentang sudut pandang peran ibu dalam kehidupan keluarga serta kontribusinya pada industri kuliner Bali.“Ini menggambarkan dengan jelas betapa pentingnya peran ibu dalam keluarga, khususnya dalam konteks pengasuhan anak, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan gizi keluarga,” ujar Ni Wayan Giri Adnyani.Narasumber juga menyoroti pentingnya manajemen waktu, kebersihan, serta koordinasi antar anggota keluarga sebagai bagian integral dari peran ibu dalam menjaga harmoni dalam lingkungan rumah tangga.Dalam kesempatan tersebut hadir, Plt Kapusbang Kemenparekraf/Baparekraf I Gusti Ayu Dewi Hendriyani, Direktur Politeknik Pariwisata Bali Ida Bagus Putu Puja, serta jajaran pimpinan dan dosen di Politeknik Pariwisata Bali. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Jadwal La Liga 2026/2027: Persaingan Barcelona, Real Madrid, dan Atletico Madrid

Ekonomi

Jadwal Serie A 2026/2027: Inter Mulai Perjalanan Pertahankan Scudetto, Juventus dan Milan Hadapi Laga Berat

Ekonomi

Pemkab Toba Sambut 30 Delegasi IIGCE 2026, Potensi Pariwisata Jadi Sorotan

Ekonomi

Menkes Tinjau Pelayanan Kesehatan Korban Gempa di RSUD Ruteng

Ekonomi

10 Selongsong Peluru Ditemukan Usai Gangguan Tembakan di Asologaima

Ekonomi

Hari Anak Merdeka 2026 di Cigugur, Kemendikdasmen Ajak Murid Rukun dan Berani Bermimpi