Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Bocoran Hasil Pertemuan Sri Mulyani, Bos BI, dan Para Petinggi Bank

Dirgahayu Ginting - Minggu, 29 Oktober 2023 09:31 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/10/Pertemuan-Sri-Mulyani-Bos-BI-dan-Para-Petinggi-Bank.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Sri Mulyani Indrawati.
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Keuangan Republik Indonesia (Menkeu RI) Sri Mulyani Indrawati berdiskusi dengan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dan para petinggi perbankan membahas soal perekonomian terkini."Semalam, diundang Pak Perry Gubernur Bank Indonesia untuk ngobrol bareng perbankan. Sebagai pengelola fiskal dan moneter, kami berdiskusi dengan perbankan mengenai tantangan dan lingkungan perekonomian terkini," ucap Menkeu Sri kepada media di Jakarta, Sabtu.Salah satu yang dibahas adalah langkah Amerika Serikat (AS) yang menaikkan suku bunga 500 basis poin dalam kurun waktu kurang dari 14 bulan. Keduanya juga membahas konflik geopolitik.“Seperti dinamika yang dialami oleh Amerika Serikat dimana dalam waktu kurang dari 14 bulan mengalami kenaikan suku bunga 500 basis poin, maupun konflik geopolitik. Adanya risiko dan ketidakpastian global ini berpotensi mempengaruhi nilai tukar, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia karena volatilitas gejolak pasar keuangan berdampak ke sektor riil kita," jelas Sri lanjut.Ia menyebut keadaan ini adalah sesuatu yang perlu diwaspadai bersama. Satu hal yang ditekankan Sri Mulyani adalah keikutsertaan perbankan dalam menjaga stabilitas di sektor keuangan.Serta berhati-hati dalam assessment risiko yang mungkin terjadi dan dampaknya terhadap kesehatan perusahaan.Menurutnya setiap kebijakan yang diambil bertujuan untuk menjaga perekonomian Indonesia terus pulih dari pandemi dan tetap terjaga dengan baik."Kemenkeu dan Bank Indonesia akan terus mengelola dampak dari dinamika global dari luar maupun dalam negeri dengan terus berkoordinasi dan sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter menjaga stabilitas," ungkap Menkeu Sri."Di sisi lain, kami juga akan terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia agar tidak terganggu. Dengan kerja sama yang baik antara Kemenkeu, Bank Indonesia, dan perbankan, kita berusaha mengatasi masalah dengan meminimalkan dampak negatif atau konsekuensi lainnya," tutup Sri Mulyani. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Piala Presiden Elite 2026 Dimulai 25 Juli, Delapan Tim Siap Berebut Gelar

Ekonomi

Kementan dan Pemkab Kendal Gelar Gerdal Tikus, Jaga Produksi Pangan Nasional

Ekonomi

FIFA Tunjuk Slavko Vincic Pimpin Final Piala Dunia 2026

Ekonomi

Messi Sebut Final Kontra Spanyol Jadi Ujian Berat, Argentina Siap Berjuang Pertahankan Gelar

Ekonomi

Wabup Taput Lantik Sejumlah Pejabat, Perkuat Kinerja Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Ekonomi

Messi Berpeluang Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Piala Dunia 2026