Tarutung (buseronline.com) - Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat serapan anggaran dan mengoptimalkan realisasi Transfer ke Daerah (TKD).
Hal tersebut disampaikan Deni saat memimpin apel gabungan di halaman Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Senin (2/11/2026).
Apel gabungan tersebut diikuti para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekdakab, pimpinan OPD, pejabat eselon III, serta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Tapanuli Utara.
Dalam arahannya, Deni menegaskan setiap perangkat daerah harus meningkatkan koordinasi dan lebih proaktif memantau perkembangan pelaksanaan program serta kegiatan. Hal ini bertujuan agar anggaran yang telah dialokasikan dapat direalisasikan secara maksimal, tepat sasaran, dan sesuai target waktu.
"Setiap perangkat daerah harus lebih proaktif dalam memantau pelaksanaan program. Mari kita pastikan serapan anggaran dan realisasi TKD berjalan optimal demi kepentingan masyarakat Tapanuli Utara," tegasnya.
Selain menyoroti pengelolaan anggaran, Deni turut mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dikembangkan jajaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, khususnya melalui koordinasi Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda).
Ia berharap budaya inovasi terus ditingkatkan di setiap OPD, termasuk dalam penyusunan perencanaan kegiatan agar lebih terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Deni juga menginstruksikan agar setiap program yang merupakan turunan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), visi dan misi kepala daerah, serta program unggulan pemerintah daerah, dilengkapi dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan Term of Reference (TOR) yang komprehensif sebagai dasar pengusulan anggaran.
Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan pentingnya percepatan transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Seluruh jajaran birokrasi diharapkan membiasakan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) dalam pengelolaan administrasi persuratan.
Menurutnya, pemanfaatan aplikasi tersebut dapat mendukung terwujudnya birokrasi yang lebih praktis, transparan, tertib, dan efisien.
Tidak hanya itu, Deni mengajak seluruh ASN agar adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) secara bijak dalam menunjang pekerjaan sehari-hari.
Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, mendongkrak produktivitas kerja, serta mewujudkan pelayanan publik yang semakin prima dan efektif bagi masyarakat Tapanuli Utara.
Ia berharap seluruh ASN terus meningkatkan disiplin, inovasi, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas demi mendukung percepatan pembangunan serta kemajuan Kabupaten Tapanuli Utara. (Galung)