Balikpapan (buseronline.com) - Pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) memperkuat kesiapan operasional Kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur, untuk menjaga keandalan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan mendukung ketahanan energi nasional.
Dilansir dari laman
Pertamina, hingga Oktober 2026, progres RDMP
Balikpapan telah mencapai 99 persen. Penguatan tersebut dilakukan melalui peninjauan fasilitas kilang oleh Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia bersama jajaran
Pertamina pada 22 Oktober 2026.
Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan kilang sekaligus mengevaluasi ketersediaan stok BBM di wilayah Kalimantan.
Bahlil mengatakan, pemerintah bersama pemerintah daerah dan
Pertamina terus memantau kondisi operasional kilang serta mengidentifikasi kendala teknis yang perlu segera diselesaikan.
"Bersama pemerintah daerah dan jajaran Pertamina, kami memantau serta mencari solusi atas sejumlah kendala teknis agar operasional dan distribusi energi kepada masyarakat tetap terjaga," ujar Bahlil.
Ia menjelaskan, meskipun progres RDMP
Balikpapan telah mencapai 99 persen, masih terdapat sejumlah penyempurnaan teknis yang perlu dituntaskan agar fasilitas kilang dapat beroperasi secara optimal. "Insyaallah, kita selesaikan agar kilang ini dapat semakin memperkuat pasokan energi nasional," lanjutnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama I PT Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman, menyampaikan bahwa dukungan pemerintah dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memperkuat kesiapan RDMP Balikpapan.