Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan silaturahmi sekaligus perpisahan Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, di Balai Kota Medan, pada 16 Oktober 2026.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan bilateral, khususnya dalam bidang investasi, kebudayaan, dan kerja sama antarkota.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Rico Waas menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan pengabdian Furugori selama satu setengah tahun bertugas di Medan.
Ia juga menekankan pentingnya mengadopsi nilai-nilai positif masyarakat Jepang, seperti kedisiplinan, ketepatan waktu, dan profesionalisme.
Menurut Rico, Kota Medan dapat belajar dari Jepang dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
"Kami sangat mengagumi bagaimana Jepang menjaga kelestarian budayanya.
Medan perlu belajar banyak dari Jepang, mulai dari penerapan kedisiplinan, budaya tepat waktu, hingga profesionalisme kerja. Mencintai budaya sendiri dan bergerak secara profesional adalah kunci utama agar kota kita memiliki daya tarik kuat di mata internasional," ujar Rico.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan saat ini terus melakukan pembenahan infrastruktur dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung perkembangan kota sekaligus memperkuat daya tarik Medan di mata dunia internasional.
Rico juga mengundang Furugori untuk kembali mengunjungi
Medan setelah menyelesaikan masa tugasnya. "Kami menunggu Bapak kembali ke Kota
Medan. Nanti kita minum kopi bersama lagi," ucapnya.
Selain bidang kebudayaan, Rico menegaskan bahwa Pemko Medan terbuka terhadap investasi dari Jepang. Pemerintah kota, lanjutnya, terus berupaya memperbaiki tata kelola pemerintahan agar semakin efisien, transparan, dan profesional, sehingga dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Sementara itu, Furugori Toru mengungkapkan kesan positifnya selama menjalankan tugas di Kota
Medan. Ia mengaku terkesan dengan keramahan masyarakat serta keterbukaan warga dalam menyambut orang-orang baru.