Jepara (buseronline.com) - Sebanyak 184 BUMDesa dan sembilan BUMDesa Bersama ambil bagian dalam Gebyar Produk BUMDesa yang digelar di Alun-alun 1 Jepara, pada 18 September 2026.
Dilansir dari laman Jatengprov, beragam produk unggulan desa ditampilkan dalam kegiatan yang berlangsung hingga Minggu tersebut.
Pameran dibuka langsung oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo dan menjadi salah satu upaya memperkuat ekosistem ekonomi desa sekaligus mendorong produk lokal semakin dikenal masyarakat.
Saat meninjau lokasi pameran, Witiarso tidak sekadar melihat produk yang dipajang. Ia juga mencicipi sejumlah makanan dan memborong dagangan dari beberapa gerai peserta.
"Jumlah ini menunjukkan besarnya potensi sekaligus tanggung jawab yang kita miliki untuk membangun ekosistem ekonomi desa yang semakin kuat," kata Witiarso.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.
"Alhamdulillah berjalan sukses dan ramai. Berlangsung sampai hari Minggu, bisa meningkatkan ekonomi para UMKM Jepara," ujarnya.
Witiarso mengatakan, Jepara memiliki potensi besar dalam menghasilkan berbagai produk unggulan desa. Karena itu, kegiatan semacam ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga mampu meningkatkan transaksi dan perputaran uang di masyarakat.
"Potensi sangat besar. Mudah-mudahan di tengah ekonomi yang agak sulit, ini menjadi daya tarik menarik ekonomi masyarakat. Masyarakat bisa membelanjakan uangnya dengan maksimal," jelasnya.
Ia juga mendorong pelaku BUMDesa dan UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk. Produk unggulan desa diharapkan dapat dipasarkan secara lebih luas dan menjadi bagian dari pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Jepara.
"Harapannya, ditingkatkan kualitasnya dan bisa berpartisipasi untuk pariwisata di Kabupaten Jepara, sehingga barangnya bisa ditemukan di outlet-outlet yang wisatawan bisa mendapatkan dengan mudah," tuturnya.