Rico Waas Pastikan 35 Persen Anggaran 2027 untuk Pembangunan Medan Utara

Heri - Senin, 14 September 2026 10:25 WIB
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan Sapa Warga dan Kamling di Jalan Masjid, Kelurahan Rengas Pulau, Lingkungan VI, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (12/9/2026).

Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pembangunan Kota Medan harus dilakukan secara merata dan tidak hanya terpusat di kawasan tengah kota.

Pemko Medan bahkan berkomitmen mengalokasikan 35 persen anggaran pembangunan tahun 2027 untuk kawasan Medan bagian utara.

Hal itu disampaikan Rico Waas saat menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan Sapa Warga dan Kamling di Jalan Masjid, Kelurahan Rengas Pulau, Lingkungan VI, Kecamatan Medan Marelan, pada 12 September 2026.

Rico mengatakan, dirinya telah mengonfirmasi kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) terkait postur anggaran tersebut. Menurutnya, pembangunan Medan Utara harus dilakukan secara menyeluruh agar masyarakat dapat merasakan hasil pembangunan secara utuh.

"Kita ingin pemerataan. Tidak hanya kawasan tengah Kota Medan, tetapi Medan di bagian utara juga harus dibenahi, mulai dari infrastruktur, peningkatan kualitas masyarakat, pendidikan, hingga layanan kesehatan," tegas Rico.

Dalam kesempatan itu, Rico juga meminta camat dan lurah memperkuat koordinasi dengan masyarakat serta mengawal setiap program pembangunan agar benar-benar terealisasi di lapangan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Pj Sekda Erfin Fachrurrazi, Anggota DPRD Muslim dan Saipul Bahri, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari rumah tidak layak huni, drainase dan banjir, fasilitas sekolah, bantuan sosial, rumah ibadah, UMKM, layanan kesehatan, hingga kebutuhan tempat pemakaman umum (TPU).

Menanggapi keluhan Rubiyati terkait kondisi rumahnya yang rusak berat, berbahan semi-permanen dan mengalami kebocoran, Rico meminta jajaran kecamatan melakukan peninjauan langsung.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan rumah tersebut tidak layak huni, Pemko Medan akan mengusulkannya masuk dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk dibangun kembali.

"Kami cek dulu kondisi rumahnya. Jika memang sudah tidak layak huni, akan kita usulkan masuk dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar bisa dibangunkan rumah baru yang layak," ujarnya.

Untuk pembenahan rumah ibadah, Rico meminta pengurus masjid mengajukan proposal melalui camat kepada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcitaru). Pemko Medan siap membantu pembenahan rumah ibadah dengan bantuan hingga Rp50 juta.

Persoalan banjir turut menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut. Dari hasil peninjauan di kawasan Pasar 4 Timur, ditemukan sejumlah gang permukiman yang belum memiliki drainase.


Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Banjir Tak Surutkan Langkah Wali Kota Medan Sapa Warga Belawan

Ekonomi

Wali Kota Medan Tawarkan Kopi Sumatra hingga Wisata Medis ke Korea Selatan

Ekonomi

Rico Waas Luncurkan E-Loket Pajak, Permudah Layanan dan Perkuat Transparansi

Ekonomi

Rico Waas Dukung Merdang Merdem 2026, Tekankan Pelestarian Adat Karo

Ekonomi

Wali Kota Medan Minta TPID Jangan Tunggu Harga Naik Baru Bertindak

Ekonomi

Wali Kota Medan Minta Aspirasi Reses Segera Direalisasikan