Pemkab Taput Perkuat Sektor Pertanian dari Infrastruktur hingga Riset Komoditas

Administrator - Jumat, 11 September 2026 22:49 WIB
Dinas Pertanian Taput bersama BRIN melakukan berbagai kegiatan di bidang pertanian, Jumat (11/9/2026).

Tarutung (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) terus memperkuat sektor pertanian dari hulu hingga hilir. Berbagai program strategis dilaksanakan secara serentak pada Jumat (11/9/2026), mulai dari pembangunan infrastruktur pertanian, penguatan kelembagaan kelompok tani, penyaluran bibit unggul, hingga riset dan inovasi komoditas lokal.

Langkah tersebut diawali dengan peninjauan pembangunan akses jalan menuju Parlombuan, Desa Tapian Nauli II, Kecamatan Sipahutar, yang dilakukan Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat didampingi Kepala Dinas Pertanian Victor Siagian.

Pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat menjadi akses penting bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas petani serta pengangkutan hasil pertanian dari lahan produksi.

Selain infrastruktur, Pemkab Taput juga memberikan perhatian terhadap penguatan kelembagaan petani. Bertempat di BPP Siborongborong, sebanyak 25 Kelompok Tani (Poktan) dari Kecamatan Pagaran, Siborongborong dan Muara resmi melakukan penandatanganan akta notaris.

Legalitas kelembagaan ini diharapkan memberikan kepastian hukum sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi kelompok tani untuk mendapatkan program kemitraan, bantuan pemerintah maupun dukungan pengembangan usaha pertanian.

Dukungan terhadap peningkatan produktivitas petani juga diwujudkan melalui penyaluran 150 ribu batang bibit kopi yang bersumber dari Anggaran Belanja Tambahan (ABT) kepada 24 Poktan di Kecamatan Sipahutar dan Pangaribuan.

Program penyaluran bibit tersebut akan terus dilanjutkan guna memperluas penerima manfaat sekaligus mendorong pengembangan komoditas kopi sebagai salah satu potensi ekonomi masyarakat Tapanuli Utara.

Di bidang teknologi dan inovasi, Pemkab Taput menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengidentifikasi dan mengkaji potensi tanaman hortikultura di Kecamatan Muara.

Riset tersebut mencakup pengembangan komoditas sereh wangi di Desa Hutaginjang, penetapan pohon induk alpukat unggulan di Desa Simatupang, serta proses sertifikasi pohon induk durian khas Tapanuli Utara di Desa Batu Binumbun bersama BPSB Hortikultura Provinsi Sumatera Utara.

Sementara itu, dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah, Pemkab Taput menyiapkan lahan seluas 8 hektare di Kawasan Pertanian Terpadu untuk gerakan tanam jagung.

Persiapan lahan tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan melibatkan petani milenial, produsen benih nasional serta jajaran pemerintah kecamatan. Berbagai langkah tersebut menunjukkan komitmen Pemkab Tapanuli Utara dalam membangun sektor pertanian secara terintegrasi.

Dengan menggabungkan pembangunan infrastruktur, penguatan kelembagaan, bantuan sarana produksi serta riset dan inovasi, pemerintah daerah optimistis produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani dapat meningkat secara berkelanjutan. (Galung)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pameran Tanaman Endemik Toba, Pemkab Dorong Pelestarian dan Pengembangan UMKM

Ekonomi

Parade Ulos Meriahkan Hari Ulos 2026, Bupati Taput Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Batak

Ekonomi

Wabup Taput Buka Festival Ulos dan Fashion 2026, Perkuat Pelestarian Budaya Batak

Ekonomi

Pemkab Toba Wacanakan Pelepasan Lahan Eks PTPN IV Sibosur untuk Kesejahteraan Masyarakat

Ekonomi

Bupati Taput Salurkan Bantuan PSSE Rp434,93 Juta kepada 87 Keluarga

Ekonomi

Bupati Tapanuli Utara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Salib Kasih