Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution menekankan pentingnya percepatan realisasi pembangunan fisik dan nonfisik di seluruh wilayah Sumut. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai target sekaligus mengantisipasi potensi kendala akibat faktor cuaca menjelang akhir tahun.
Hal itu disampaikan
Bobby Nasution usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sumut terkait penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan DPRD Sumut mengenai Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD Sumut 2026 di Gedung Dewan, Jalan Imam Bonjol Nomor 2, Medan, pada 21 Agustus 2026.
Dalam rapat tersebut turut disampaikan pendapat Gubernur Sumut terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perlindungan Konsumen dan Ranperda tentang Kepemudaan.
Rapat paripurna dihadiri Wakil
Gubernur Sumut Surya, Pj Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus bersama para Wakil Ketua, anggota DPRD Sumut, serta sejumlah pejabat pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sumut.
Bobby juga menyoroti aspirasi masyarakat terkait percepatan realisasi bantuan bidang kesejahteraan rakyat (Kesra) sesuai alokasi yang telah ditetapkan dalam Perda APBD 2026.
Bantuan tersebut meliputi bantuan sosial, bantuan rumah ibadah, organisasi kemasyarakatan, serta bantuan lainnya. "Khususnya kepada Biro Kesra agar segera mempercepat realisasi anggarannya," ujar Bobby.
Menurut Bobby, percepatan pembangunan fisik menjadi perhatian utama karena saat ini waktu telah mendekati September atau akhir Triwulan III 2026. Capaian realisasi pembangunan tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam mengejar target hingga akhir tahun.
"Hari ini yang juga perlu kita percepat tentu pelaksanaan pembangunan fisik. Kenapa? Karena kita tidak ingin ada kendala nanti kalau menjelang akhir tahun," tegasnya.
Bobby menjelaskan, kondisi cuaca saat ini masih cukup mendukung pelaksanaan pekerjaan. Namun, pemerintah perlu mengantisipasi kemungkinan meningkatnya curah hujan pada penghujung tahun yang dapat menghambat pengerjaan proyek fisik.
"Walaupun sekarang kita bersyukur curah hujan belum terlalu tinggi, bahkan di beberapa daerah itu panas. Jadi jangan sampai nanti pengerjaan terkendala cuaca, musim hujan," katanya.
Untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif, Bobby bersama Wakil Gubernur Sumut Surya dan jajaran Pemprov Sumut juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah wilayah. Saat ini, mereka tengah berkantor dan memantau pembangunan di wilayah Kepulauan Nias.