Kementan Gelontorkan Rp55,65 Miliar untuk Dorong Swasembada Bawang Putih di Lombok Timur

Heri - Jumat, 21 Agustus 2026 09:25 WIB
Mentan RI Andi Amran Sulaiman bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto dan lainnya saat menghadiri penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi yang dipusatkan di Sembalun, Lombok Timur, Rabu (19/8/2026).

Lombok Timur (buseronline.com) - Kementerian Pertanian (Kementan) RI memperkuat langkah untuk mengembalikan swasembada bawang putih nasional.

Dilansir dari laman Kementan, salah satunya melalui pengembangan kawasan bawang putih di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan total dukungan mencapai Rp55,65 miliar.

Dukungan tersebut diberikan untuk memperluas areal tanam sekaligus memperkuat sarana produksi petani. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produksi bawang putih dalam negeri dan secara bertahap mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor.

Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah akan terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan bawang putih, termasuk memastikan ketersediaan benih.

"Terima kasih kepada Pak Kapolri dan jajarannya, Kapolda seluruh Indonesia dalam dukungan untuk swasembada bawang putih. Benih kita upaya untuk mendukung produksi, kalau ketersediaan dalam negeri kurang kita upayakan impor," kata Amran saat menghadiri penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi yang dipusatkan di Sembalun, Lombok Timur, pada 19 Agustus 2026.

Di Lombok Timur, Kementan mengembangkan kawasan bawang putih seluas 658 hektare dengan nilai dukungan Rp52,64 miliar. Bantuan tersebut dilengkapi 15 unit irigasi perpompaan, sembilan unit hand traktor, serta 17 unit pompa air.

Total dukungan senilai Rp55,65 miliar tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat produksi bawang putih nasional. Pasalnya, produksi bawang putih dalam negeri saat ini baru berada di kisaran 39 ribu hingga 40 ribu ton, sementara kebutuhan nasional mencapai sekitar 600 ribu ton per tahun.

Akibatnya, ketergantungan terhadap bawang putih impor masih sangat tinggi, yakni sekitar 90 hingga 95 persen. Penanaman bawang putih serentak yang dipusatkan di Sembalun merupakan bagian dari program ketahanan pangan Polri.

Kegiatan tersebut mencakup potensi lahan sekitar 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 provinsi, sekaligus dirangkaikan dengan panen bawang putih dan peresmian gudang ketahanan pangan Polri.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi langkah Kementan dalam mendorong peningkatan produksi pangan nasional.

"Alhamdulillah dipimpin Bapak Mentan kita semakin hari bisa terus meningkatkan apa yang diharapkan atau diperintahkan Bapak Presiden Prabowo untuk swasembada," ujar Sigit.

Menurut Sigit, Indonesia telah berhasil mencapai swasembada pada sejumlah komoditas. Namun, bawang putih masih menjadi pekerjaan rumah karena produksi nasional belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa Indonesia pernah mencapai swasembada bawang putih dan berharap keberhasilan tersebut dapat kembali diwujudkan.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto juga memberikan apresiasi terhadap berbagai upaya pemerintah meningkatkan produksi pangan.


Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Kementan Percepat Infrastruktur Air Pertanian, Jaga Produksi dan Tingkatkan Indeks Pertanaman

Ekonomi

Pemerintah Siapkan Rp17 Triliun untuk Bangun Ekosistem Peternakan Terintegrasi

Ekonomi

Kementan Siapkan hingga 2 Juta Hektare untuk Pengembangan Bioetanol Nasional

Ekonomi

Kementan Siapkan Rp28,02 Triliun untuk Perkuat Pertanian 2027

Ekonomi

Pemerintah Buka Akses Bantuan Alsintan bagi Buruh Tani

Ekonomi

Mentan Amran Copot Permanen 13 Pejabat Kementan karena Terlibat Judi Online