BRT Mebidang Resmi Beroperasi, Bobby Nasution Dorong Warga Beralih ke Transportasi Umum

Heri - Kamis, 20 Agustus 2026 13:50 WIB
Gubernur Sumut Bobby Nasution didampingi lainnya resmi meresmikan operasional BRT Mebidang yang melayani rute Medan-Binjai dan Medan-Lubukpakam, Rabu (19/8/2026).

Deliserdang (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution resmi meresmikan operasional Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang melayani rute Medan-Binjai dan Medan-Lubukpakam, pada 19 Agustus 2026.

BRT berbasis bus listrik ini diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kemacetan sekaligus mendorong terbentuknya sistem transportasi publik yang modern, terintegrasi, aman, dan ramah lingkungan di kawasan metropolitan Medan, Binjai, dan Deliserdang (Mebidang).

Dalam peresmian tersebut, Bobby menegaskan bahwa keberhasilan BRT tidak hanya bergantung pada tersedianya armada dan infrastruktur. Menurutnya, kualitas pelayanan, ketepatan waktu, keselamatan, serta kemudahan akses masyarakat menjadi faktor penting agar transportasi publik dapat menjadi pilihan utama warga.

"Semakin banyak kendaraan pribadi, semakin sulit pemerintah memberikan pelayanan. Karena itu pemerintah harus menyiapkan transportasi umum," ujar Bobby.

Ia juga meminta pemerintah daerah di kawasan Mebidang menghilangkan ego sektoral dan memperkuat kerja sama dalam membangun sistem transportasi yang terintegrasi.

Bobby menegaskan, kehadiran BRT Mebidang bukan sekadar peluncuran armada bus listrik. Lebih dari itu, layanan tersebut harus menjadi bagian dari sistem transportasi yang terkoneksi dari satu kawasan ke kawasan lainnya.

"Ini bukan launching bus, tapi transportasi yang terkoneksi dan terintegrasi, sekaligus mendorong perubahan budaya mobilitas masyarakat dari kendaraan pribadi menuju transportasi umum," katanya.

Usai peresmian, Bobby bersama rombongan turut menjajal langsung layanan BRT Mebidang menggunakan bus listrik dari Terminal Lubukpakam menuju Pos Blok Lapangan Merdeka Medan.

Sementara itu, Direktur Angkutan Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Muiz Thohir mengatakan, pembangunan BRT Mebidang merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan transportasi perkotaan yang lebih modern dan terintegrasi.

Muiz menyebut pembangunan kawasan perkotaan menjadi salah satu prioritas nasional dalam RPJMN 2025-2029. Kawasan Medan dan sekitarnya termasuk salah satu kawasan perkotaan yang menjadi perhatian pemerintah.

Tingginya tingkat kemacetan juga menjadi salah satu alasan pentingnya pengembangan transportasi publik. Berdasarkan data TomTom Traffic Index, tingkat kemacetan di Kota Medan mencapai sekitar 54,2 persen.

"Pembangunan bukan semata proses fisik. Ada investasi bagi kualitas hidup masyarakat, produktivitas ekonomi serta masa depan yang lebih hijau," kata Muiz.


Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Bobby Nasution: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata

Ekonomi

Toba Caldera Culture Festival 2026 Didorong Jadi Ajang Promosi Budaya Batak ke Mancanegara

Ekonomi

Bobby Nasution Dorong Beasiswa Mahasiswa Poltekkes Gunungsitoli, Targetkan Cakupan hingga 50 Persen

Ekonomi

Bobby Nasution Minta Kepala Daerah di Kepulauan Nias Segera Usulkan BKP 2027

Ekonomi

Bobby Nasution Siapkan Rp2 Miliar Bangun Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

Ekonomi

Sekolah Gratis di Pulau Nias Disambut Antusias, Siswa Apresiasi Komitmen Gubernur Bobby Nasution