Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) menyalurkan sebanyak 24 ekor bibit sapi potong kepada tiga kelompok peternak di Kabupaten Pangandaran, Sumedang, dan Ciamis.
Dilansir dari laman Jabarprov, bantuan tersebut diberikan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pengembangan agrobisnis dan usaha peternakan masyarakat. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pelestarian serta pemanfaatan sumber daya genetik ternak lokal
Jawa Barat.
Kepala DKPP Provinsi Jawa Barat Linda Al Amin mengatakan, program pembibitan ternak menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani peternak.
"Pembibitan yang tangguh akan berdampak pada terwujudnya usaha budidaya berdaya saing di masyarakat yang bermuara pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani peternak," ujar Linda, pada 19 Agustus 2026.
Penyaluran bibit sapi dilakukan kepada tiga kelompok, yakni Kelompok Ternak Tirta Mulya di Kabupaten Pangandaran, Kelompok Mekar Mandiri di Kabupaten Sumedang, dan Kelompok Karya Mekar I di Kabupaten Ciamis.
Masing-masing kelompok memperoleh delapan ekor bibit sapi yang terdiri dari tujuh ekor sapi betina dan satu ekor sapi jantan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara bertahap di tiga lokasi. Kelompok Tirta Mulya menerima bantuan di Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, pada 12 Agustus 2026.
Selanjutnya, Kelompok Mekar Mandiri menerima bantuan di Desa Lebaksiuh, Kabupaten
Sumedang, Kamis (13/8/2026). Sementara Kelompok Karya Mekar I menerima bantuan di UPTD BPPIBTSP Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jumat (14/8/2026).
Jenis sapi yang disalurkan disesuaikan dengan potensi wilayah. Peternak di Pangandaran dan Sumedang mendapatkan sapi Peranakan Ongole (PO), sedangkan peternak di Ciamis memperoleh Sapi Pasundan yang merupakan salah satu rumpun sapi lokal Jawa Barat.
Kepala UPTD Balai Perbibitan dan Pengembangan Inseminasi Buatan Ternak Sapi Potong Ciamis, drh Vidi Wulandari, turut mendampingi proses penyaluran bantuan tersebut.