Pertamina Lubricants Perkuat Daya Saing Bisnis Pelumas dengan Teknologi Modern

Heri - Minggu, 16 Agustus 2026 17:20 WIB
PT Pertamina Lubricants terus memperkuat daya saing bisnis pelumas nasional melalui pengoperasian fasilitas produksi berteknologi modern.

Jakarta (buseronline.com) - PT Pertamina Lubricants terus memperkuat daya saing bisnis pelumas nasional melalui pengoperasian fasilitas produksi berteknologi modern.

Dilansir dari laman Pertamina, penerapan teknologi otomasi dilakukan untuk menjaga konsistensi kualitas sekaligus meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi.

Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants Rika Gresia Wahyudi mengatakan, bisnis Pertamina tidak hanya bergerak di sektor hulu, bahan bakar minyak (BBM), dan LPG, tetapi juga memiliki bisnis pelumas untuk memenuhi kebutuhan kendaraan maupun industri.

Menurut Rika, Pertamina Lubricants saat ini memiliki tiga fasilitas produksi pelumas di Indonesia yang berada di Jakarta, Gresik, dan Cilacap. Selain itu, perusahaan juga memiliki satu fasilitas produksi di Thailand.

"Production Unit Jakarta memiliki peran penting dalam memastikan pemenuhan kebutuhan pelumas masyarakat dan industri. Di saat yang sama, fasilitas ini juga menjadi bagian dari upaya kami memperkuat daya saing produk Pertamina Lubricants di pasar global," kata Rika.

Production Unit Jakarta menjadi fasilitas produksi terbesar Pertamina Lubricants dengan kapasitas mencapai 270 ribu kiloliter per tahun.

Rika menjelaskan, industri pelumas memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi. Di Indonesia, terdapat lebih dari 200 merek pelumas yang telah terdaftar, baik merek global maupun lokal.

"Di industri pelumas, persaingan sangat kompetitif dengan banyak pemain yang menawarkan produk dan kualitas yang beragam. Karena itu, kami terus meningkatkan kualitas, inovasi, dan daya saing produk agar dapat memberikan pilihan terbaik bagi konsumen," ujarnya.

Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, produk Pertamina Lubricants juga telah menjangkau pasar internasional. Saat ini, produk pelumas Pertamina Lubricants telah dipasarkan ke 16 negara.

Sementara untuk memperkuat distribusi di dalam negeri, Pertamina Lubricants memiliki jaringan pemasaran yang terdiri atas tujuh Sales Region dan lebih dari 100 distributor. Jaringan tersebut mendukung ketersediaan produk di berbagai wilayah Indonesia.

Manager Production Unit Jakarta PT Pertamina Lubricants Dody Arief Aditya mengatakan, fasilitas Production Unit Jakarta telah menggunakan teknologi modern dalam proses blending maupun filling.

Penerapan teknologi otomasi tersebut dinilai mampu menjaga konsistensi kualitas produk sekaligus meningkatkan efisiensi proses produksi.

"Teknologi yang modern ini menjamin kualitas produk. Dengan proses yang serba otomatis, tingkat akurasi produksi dapat dijaga dan potensi kontaminasi produk juga bisa dicegah," kata Dody.

Menurutnya, penggunaan teknologi otomasi juga memberikan keuntungan dari sisi kapasitas produksi. Dalam proses blending, operator cukup menentukan formula, lokasi blending, serta jumlah produk yang akan dibuat.


Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pemerintah dan Banggar DPR Sepakati RUU APBN 2027 Dilanjutkan ke Paripurna

Ekonomi

Lampaui Target 2026, Dekarbonisasi Pertamina Capai 118 Persen

Ekonomi

Pertamina Bawa Tujuh UMK Mitra Binaan Tembus Pasar Internasional di CAEXPO 2026

Ekonomi

Pertamina UMK Academy 2026 Masuki Tahap Regional, 1.500 Pelaku UMK Terpilih

Ekonomi

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi dan Kembangkan Bisnis Rendah Karbon

Ekonomi

Pertamina Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Ketahanan Energi Nasional