Nias Utara (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution menyiapkan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk membangun rumah produksi kelapa di Kabupaten Nias Utara.
Pembangunan rumah produksi tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Sumut meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa sekaligus mendorong kesejahteraan petani di daerah tersebut. Rencana itu disampaikan Bobby saat menghadiri kegiatan Sapa Daerah di Lauru Fadoro,
Nias Utara, Jumat.
Bobby mengatakan, rumah produksi kelapa nantinya akan dilengkapi sejumlah fasilitas, di antaranya mesin produksi kopra, solar dryer, mesin pengupas batok, mesin pemilah, serta berbagai peralatan pendukung lainnya.
Selain mengolah kelapa menjadi kopra, fasilitas tersebut juga akan digunakan untuk mengembangkan produksi arang batok kelapa.
Berdasarkan data Bapperida Sumut, pembangunan rumah produksi kelapa itu dialokasikan anggaran sekitar Rp2 miliar dan ditargetkan mulai dibangun pada tahun 2026.
Menurut Bobby, pembangunan fasilitas pengolahan kelapa tersebut penting untuk mengoptimalkan potensi komoditas unggulan
Nias Utara.
Hasil kelapa masyarakat diharapkan tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi.
Selain pembangunan rumah produksi kelapa, Pemprov Sumut juga meningkatkan anggaran pembangunan untuk wilayah Kepulauan Nias.
Pada 2026, Bobby Nasution mengalokasikan sekitar Rp500 miliar untuk berbagai program pembangunan di Kepulauan Nias. Anggaran tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp250 miliar hingga Rp300 miliar.
"Untuk Kepulauan Nias sendiri tahun lalu kami anggarkan dari seluruh anggaran kami itu kurang lebih ada Rp250 miliar sampai Rp300 miliar. Tahun ini kami tingkatkan hampir menjadi Rp500 miliar untuk Kepulauan Nias," kata Bobby.
Pemprov Sumut menetapkan tiga tema utama dalam pembangunan Kepulauan Nias, yakni sebagai sentra perekonomian, sentra produksi, dan pariwisata.
Dalam arah pembangunan tersebut,
Nias Utara diarahkan menjadi salah satu sentra produksi di Kepulauan Nias.