Jakarta (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar jamuan santap malam kenegaraan untuk Perdana Menteri (PM) Thailand, Anutin Charnvirakul, di Istana Negara, Jakarta, sebagai penutup rangkaian kunjungan resmi PM Anutin ke Indonesia.
Jamuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban setelah kedua pemimpin menggelar pertemuan bilateral di Istana Merdeka. Momen tersebut menjadi simbol eratnya hubungan persahabatan Indonesia dan Thailand serta komitmen kedua negara untuk terus memperkuat kemitraan strategis.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan resmi PM Anutin beserta delegasi. Menurutnya, kunjungan tersebut mencerminkan tekad bersama untuk membawa hubungan bilateral ke tingkat yang lebih tinggi.
"Kunjungan ini mencerminkan persahabatan yang erat antara Indonesia dan Thailand serta tekad bersama kita untuk membawa kemitraan ini semakin maju," ujar Prabowo.
Presiden menegaskan, hubungan baik yang selama ini terjalin akan semakin memperkuat kesejahteraan kedua negara. Ia juga menilai kekuatan hubungan bilateral tidak hanya diukur dari kerja sama antarpemerintah, tetapi juga dari semakin eratnya hubungan antarmasyarakat.
"Apa pun yang terjadi, persahabatan yang baik, kerja sama yang baik, dan kemitraan yang baik akan terus berkembang dalam suasana yang baik. Suasana ini akan memperkuat kemakmuran kedua negara kita," katanya.
Prabowo juga menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia dan Thailand akan terus berdiri bersama sebagai bagian dari keluarga besar ASEAN.
Sementara itu, PM Thailand Anutin Charnvirakul menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo dan Pemerintah Indonesia atas sambutan hangat yang diterimanya selama kunjungan resmi pertamanya ke Indonesia.
"Saya ingin menyampaikan penghargaan yang setulus-tulusnya kepada Bapak Presiden dan Pemerintah Republik Indonesia atas sambutan hangat serta keramahtamahan yang telah diberikan kepada saya dan delegasi," ujar Anutin.
Ia menilai Indonesia dan Thailand memiliki ikatan yang kuat, tidak hanya melalui sejarah, tetapi juga karena kesamaan warisan budaya yang tercermin dalam bahasa, seni, musik, sastra, hingga kuliner. Menurutnya, adopsi Peta Jalan Kemitraan Strategis Thailand–Indonesia akan semakin memperkuat kerja sama kedua negara di berbagai bidang.
Jamuan kenegaraan turut dimeriahkan dengan sajian kuliner khas Nusantara serta pertunjukan seni budaya Indonesia, di antaranya Tari Tanggai dari Palembang, wayang kulit, dan tari kreasi bertema Ramayana.
Melalui jamuan santap malam tersebut, Indonesia dan Thailand kembali menegaskan komitmennya untuk mempererat hubungan bilateral, memperkuat kemitraan strategis, serta terus melangkah bersama sebagai bagian dari keluarga besar ASEAN. (DKI1)