Semarang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terus mendorong masuknya investasi untuk mempercepat penyelesaian persoalan sampah.
Dilansir dari laman Jatengprov, kali ini, perusahaan pengolahan limbah asal Amerika Serikat,
Energy Three International (E3i), menyatakan minat berinvestasi di kawasan aglomerasi Soloraya melalui pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar dan energi ramah lingkungan.
Komitmen tersebut disampaikan saat perwakilan E3i ASEAN, Medhat Omran, bertemu Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Kantor Gubernur, Senin.
Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, persoalan pengelolaan sampah di Soloraya masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan.
Menurutnya, meski telah ada kesepakatan pengolahan sampah baru menjadi energi listrik, timbunan sampah lama dengan volume yang sangat besar masih memerlukan solusi.
"Saya senang sekali ada investor dari Amerika Serikat yang akan masuk. Ini kalau bisa harus terealisasi dan bisa menyelesaikan permasalahan sampah di Soloraya," ujar Luthfi.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kawasan Soloraya menghasilkan sekitar 2.944,55 ton sampah per hari. Namun, kapasitas pengelolaan yang ada saat ini belum mampu menangani seluruh volume sampah tersebut.
Untuk mengatasi persoalan itu, Pemprov
Jawa Tengah mendorong pembangunan fasilitas Waste to Fuel berkapasitas sekitar 1.000 ton sampah per hari. Fasilitas tersebut direncanakan melayani tujuh daerah di Soloraya, yakni Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten.
Luthfi menjelaskan, sejumlah kerja sama pengelolaan sampah di wilayah aglomerasi telah berjalan, seperti di Kota Semarang dan Kabupaten Kendal. Namun, khusus penanganan timbunan sampah lama di Soloraya, pemerintah masih membuka peluang investasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi
Jawa Tengah, Heru Djatmika, mengatakan proyek tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan target
Jawa Tengah bebas sampah atau zero sampah pada 2028.