Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Bangsa Harus Sejalan dengan Pelestarian Lingkungan

Administrator - Jumat, 31 Juli 2026 14:05 WIB
Presiden Prabowo foto bersama dengan lainnya usai meresmikan Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan di kawasan Puri Delta City Side Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Batang (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa transformasi bangsa menuju Indonesia maju harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Menurutnya, pembangunan industri, penguatan ketahanan pangan, hingga pengembangan kawasan permukiman harus tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan sebagai fondasi pembangunan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan di kawasan Puri Delta City Side Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Presiden menekankan bahwa Indonesia membutuhkan percepatan transformasi melalui pembangunan industri hilirisasi, peningkatan kapasitas produksi, serta penguatan ketahanan pangan dan energi. Menurutnya, pencapaian swasembada pangan harus terus dijaga di tengah kondisi dunia yang penuh ketidakpastian.

"Kita mau transformasi bangsa. Berarti kita perlu banyak industri hilirisasi, banyak pabrik, banyak terobosan processing. Kita butuh keamanan makan, ketahanan makan, swasembada pangan. Sudah kita capai, harus kita amankan," ujar Presiden Prabowo.

Di sisi lain, Presiden mengingatkan bahwa pembangunan ekonomi harus dibarengi dengan komitmen menjaga kualitas lingkungan hidup. Ia menegaskan pengendalian sampah menjadi salah satu prioritas pemerintah dan menargetkan persoalan sampah di Indonesia dapat diselesaikan pada akhir 2027.

"Di akhir 2027 masalah sampah di Indonesia sudah selesai. Tidak ada lagi gunung sampah. Ini akan kita capai," tegasnya.

Presiden juga menyoroti pentingnya kebersihan lingkungan dalam mendukung sektor pariwisata. Menurutnya, kota yang bersih dan kawasan wisata yang bebas sampah akan menjadi daya tarik bagi wisatawan sekaligus membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.

"Pariwisata adalah pencipta lapangan kerja yang sangat besar. Tapi wisatawan tidak akan mau datang ke kota yang jorok. Dia tidak akan datang ke pantai penuh plastik dan sampah," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo meminta seluruh kepala daerah dan aparat pemerintah untuk turun langsung memastikan kebersihan lingkungan di wilayah masing-masing. Ia menilai kepemimpinan yang baik harus ditunjukkan melalui keterlibatan langsung bersama masyarakat.

Selain itu, pemerintah akan memberikan insentif bagi daerah yang berhasil menjaga kebersihan lingkungan. Pemerintah juga akan memperkuat penyediaan sarana kebersihan serta menjalankan program penanaman ratusan juta pohon di berbagai daerah melalui penyediaan bibit berkualitas.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa kemajuan Indonesia tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, kekuatan industri, maupun ketahanan pangan, tetapi juga dari keberhasilan menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, sehat, dan lestari sebagai warisan bagi generasi mendatang. (DKI1)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pemkab Taput Evaluasi Pendapatan Daerah, Realisasi Semester I Capai 49,11 Persen

Ekonomi

Presiden Prabowo Bahas Program Strategis Energi Bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia

Ekonomi

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Jelajahi Indonesia Lewat Berbagai Event Nasional dan Internasional 2026-2027

Ekonomi

Pemerintah Selaraskan Aturan KEK, Perusahaan Ber-TKDN Tinggi Dapat Akses Setara

Ekonomi

Ijtima Ulama Indonesia Serahkan Kesepakatan Strategis kepada Presiden Prabowo pada Harlah PKB ke-28

Ekonomi

Presiden Prabowo Jamu Perwira Remaja TNI-Polri dan Keluarga di Istana