Karo (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan mengawal pengembangan Festival Bunga dan Buah Karo agar berkembang menjadi ajang bertaraf internasional.
Festival yang telah menjadi salah satu agenda pariwisata unggulan Sumut ini dinilai memiliki potensi besar dalam memperkuat citra Kabupaten Karo sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumut Surya saat membuka Festival Bunga dan Buah Karo 2026 di Taman Mejuah-juah, Berastagi, Kabupaten Karo, Kamis.
Pembukaan festival turut dihadiri Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Bupati Karo Antonius Ginting, jajaran konsul jenderal negara sahabat, serta ribuan masyarakat dan wisatawan.
Dalam sambutannya, Surya mengatakan Festival Bunga dan Buah Karo yang telah digelar sejak dekade 1980-an bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas kesuburan tanah, melimpahnya hasil pertanian, serta kekayaan budaya Tanah Karo.
Ia menjelaskan, festival tersebut telah masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI, sehingga memiliki peran strategis dalam memperkuat posisi Sumut sebagai destinasi wisata yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Mengusung tema "The Eternal of Karo Paradise", festival tahun ini diharapkan semakin memperkuat identitas Kabupaten Karo melalui keindahan hamparan bunga, hasil hortikultura unggulan, serta semangat gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat.
Surya menegaskan,
Pemprov Sumut akan terus meningkatkan dukungan melalui penguatan promosi, peningkatan kualitas penyelenggaraan festival, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar mampu menarik lebih banyak wisatawan dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.