Sinergi 10 Provinsi Jadi Kunci, SID 2026 Promosikan Hilirisasi dan Pariwisata Sumatera

Heri - Sabtu, 25 Juli 2026 19:25 WIB
Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap memberikan kata sambutan pada pembukaan SID 2026 di Ballroom Hotel Adimulia, Medan, Kamis (23/7/2026).

Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong penguatan sinergi antarprovinsi di Pulau Sumatera dalam pengembangan hilirisasi industri dan sektor pariwisata sebagai upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut mengemuka pada pembukaan Sumatra Investment Day (SID) 2026 di Ballroom Hotel Adimulia, Medan, Kamis. Pesan Gubernur Sumut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap.

Menurutnya, Pulau Sumatera memiliki kekayaan sumber daya alam, letak strategis, dan dukungan infrastruktur yang terus berkembang sehingga memiliki peluang besar menjadi kawasan investasi unggulan di Indonesia.

"Hari ini kita tidak berbicara tentang satu provinsi, tetapi tentang satu kawasan yang bergerak bersama, tumbuh bersama, dan maju bersama," ujar Sulaiman saat membuka kegiatan.

Mengusung tema "Invest, Innovate, Inspire, Advancing Sumatra Through Downstream Industry and Tourism Excellence", SID 2026 menjadi wadah promosi investasi yang mempertemukan pemerintah daerah, investor, dan pemangku kepentingan.

Sebanyak 19 proyek investasi unggulan dari 10 provinsi di Pulau Sumatera ditawarkan kepada investor domestik maupun mancanegara.

Dari Sumut, proyek strategis yang dipromosikan meliputi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kawasan Industri Medan (KIM), Airport City Kualanamu, dan Toba Caldera Resort.

Sulaiman menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya mengejar besarnya nilai investasi, tetapi juga kualitas investasi yang mampu menciptakan lapangan kerja, mendorong transfer teknologi, memperkuat pelaku UMKM, serta menjaga kelestarian lingkungan.

Ia juga menyebut SID 2026 menjadi momentum penting menuju Visit Sumatra 2028, dengan harapan Sumatera dapat dipromosikan sebagai destinasi wisata terpadu yang menghubungkan berbagai tujuan wisata unggulan, mulai dari Danau Toba, Belitung, Batam hingga Bukittinggi.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut Ameriza M Moesa mengatakan kondisi makroekonomi Sumatera saat ini berada pada level yang baik.

Pada triwulan I 2026, ekonomi Sumatera tumbuh 5,13 persen dan diperkirakan tetap berada di atas lima persen hingga akhir tahun, dengan inflasi yang tetap terjaga pada kisaran sasaran 2,5±1 persen.

Menurut Ameriza, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah juga telah melakukan penjaringan 84 proyek investasi melalui proses clean and clear hingga menghasilkan proyek-proyek yang siap ditawarkan kepada investor.


Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pemko Medan Siap Bantu RS Vina Estetika Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan

Ekonomi

Rico Waas Dorong Indomaret Perbesar Porsi Produk UMKM Lokal Medan

Ekonomi

Pemko Medan Gelar Literasi Digital untuk Gen Z, Targetkan 5.000 Siswa SMP Kuasai AI

Ekonomi

Airin Rico Waas Tekankan Pentingnya Pola Asuh pada Masa Golden Age Anak

Ekonomi

LBH Medan Minta Hak Keluarga Korban Ledakan Grand Polonia Dipenuhi

Ekonomi

Zakiyuddin Ajak Kapolres Baru Perkuat Sinergi Wujudkan Belawan Aman dan Bebas Kriminalitas