Sidoarjo (buseronline.com) - Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman membeli sejumlah hasil inovasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) saat mengunjungi Kampus ITS Cabang Buncitan, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu.
Dilansir dari laman Kementan, produk yang dibeli meliputi benih jagung hibrida senilai Rp10 miliar, traktor amfibi, dan alat panjat kelapa sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap inovasi karya anak bangsa.
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah memprioritaskan penggunaan produk hasil riset perguruan tinggi untuk mendukung pembangunan nasional, khususnya di sektor pertanian.
Mentan Amran mengatakan inovasi yang lahir dari kampus harus dapat dimanfaatkan secara luas oleh petani dan tidak berhenti sebagai hasil penelitian.
"Hari ini kami bangga melihat langsung karya anak bangsa. Ada benih jagung unggul dengan produktivitas 10 ton per hektare, traktor amfibi yang bisa digunakan di lahan kering maupun rawa, serta alat panjat kelapa. Inovasi seperti ini harus kita dukung," ujar Amran.
Sebagai bentuk komitmen, Kementerian Pertanian langsung membeli benih jagung hibrida ITS untuk kebutuhan tanam seluas 13.000 hektare dengan nilai mencapai Rp10 miliar.
Benih tersebut akan dibagikan secara gratis kepada petani. Menurut Amran, penggunaan benih unggul dan teknologi budidaya dapat meningkatkan produksi jagung nasional tanpa perlu membuka lahan baru.
Selain benih jagung, Kementerian Pertanian juga membeli traktor amfibi dan alat panjat kelapa. Amran menilai penggunaan teknologi tersebut akan meningkatkan efisiensi kerja petani sekaligus mengurangi risiko kecelakaan saat memanen kelapa.
"Pemerintah akan terus memprioritaskan hasil riset perguruan tinggi. Benih, traktor, dan berbagai alat pertanian hasil inovasi kampus harus menjadi bagian dari transformasi pertanian nasional," katanya.