Jakarta (buseronline.com) - Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman mengajak generasi muda untuk tidak takut menghadapi risiko dan kegagalan jika ingin menjadi pengusaha sukses.
Dilansir dari laman Kementan, menurutnya, keberanian mengambil risiko merupakan modal utama dalam membangun usaha, termasuk di sektor pertanian yang dinilai memiliki prospek besar.
Pesan tersebut disampaikan Mentan Amran saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Pengusaha Tani Indonesia (PTI) di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa.
Di hadapan para pengusaha muda dan mahasiswa, Amran menegaskan bahwa kerugian merupakan bagian dari proses yang harus dilalui setiap wirausaha. Pengalaman menghadapi kegagalan, kata dia, justru menjadi pembelajaran berharga untuk mencapai kesuksesan.
"Kalau mau menjadi pengusaha, yang Anda tunggu adalah rugi dulu. Minimal lima sampai sepuluh tahun. Begitu untung, hasilnya bisa berlipat. Siap rugi berarti siap jadi konglomerat," ujar Amran.
Ia menambahkan, rasa takut mengalami kerugian akan membuat seseorang enggan mengambil peluang dan sulit berkembang. Menurutnya, kegagalan adalah guru terbaik dalam membentuk karakter seorang entrepreneur.
Selain itu, Amran juga membantah anggapan bahwa sektor pertanian kurang diminati karena tidak menjanjikan. Ia menyebut banyak pengusaha besar di Indonesia yang membangun bisnis dari sektor berbasis pertanian, mulai dari pangan, perkebunan hingga industri pengolahan hasil pertanian.
"Masalahnya bukan di sektor pertaniannya, tetapi pada mindset kita. Pertanian adalah sektor yang menjanjikan jika dikelola dengan kerja keras, inovasi, dan keberanian mengambil risiko," katanya.