Jakarta (buseronline.com) - PT Pertamina (Persero) menyatakan komitmennya mendukung percepatan penyelesaian persoalan sampah nasional melalui pengembangan Proyek Pembangkit Sampah Energi Listrik (PSEL).
Dilansir dari laman
Pertamina, salah satu proyek yang akan dikembangkan berada di kawasan Kertamantul yang meliputi Kota
Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten
Bantul.
Dalam proyek tersebut, Pertamina berperan sebagai anchor off taker untuk mendukung pemanfaatan sampah menjadi energi. Komitmen itu disampaikan Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero), Agung Wicaksono, saat menghadiri forum Waste to Energy Talks, Kamis.
Agung mengatakan
Pertamina terpilih sebagai salah satu perusahaan yang terlibat dalam program PSEL setelah melalui proses seleksi yang kompetitif bersama perusahaan swasta nasional maupun internasional.
"Hal ini menunjukkan bahwa Pertamina memiliki daya saing untuk mendukung penyelesaian persoalan lingkungan melalui solusi energi," ujar Agung.
Ia menjelaskan, proyek PSEL Kertamantul akan mengelola timbulan sampah lebih dari 1.000 ton per hari dengan memanfaatkan teknologi insinerator untuk menghasilkan energi listrik yang lebih ramah lingkungan.
Menurutnya, proyek tersebut juga menjadi bagian dari Dual Growth Strategy Pertamina sekaligus bentuk sinergi BUMN bersama PLN dalam memperkuat ketahanan energi nasional.