Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Bandung menggelar peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) 2026 dengan menghadirkan 26 delegasi negara, duta besar, dan perwakilan kementerian, Sabtu.
Dilansir dari laman Jabarprov, kegiatan internasional tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan antarnegara sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota
Bandung.
Sekretaris Daerah Kota Bandung Iskandar Zulkarnain mengatakan Bandung mengandalkan sektor jasa dan pariwisata sebagai potensi utama daerah. Karena itu, penyelenggaraan kegiatan berskala internasional dinilai dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
"
Bandung tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah. Potensi terbesar kita ada pada sektor jasa, pariwisata, dan kunjungan wisatawan. Karena itu, penyelenggaraan acara internasional seperti
Konferensi Asia Afrika diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Iskandar.
Menurutnya, kehadiran delegasi dari berbagai negara memberikan dampak positif bagi pelaku usaha di sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Bandung.