Wabup Taput Terima Audiensi YAPPIKA dan BITRA, Bahas Manfaat Proyek Strategis Nasional

Administrator - Rabu, 08 Juli 2026 19:30 WIB
Tampak Wabup Taput Deni Lumbantoruan saat menerima audiensi perwakilan Yayasan Penguatan Partisipasi Inisiatif dan Kemitraan Masyarakat Indonesia di kantor Bupati Taput, Rabu (8/7/2026).

Tarutung (buseronline.com) - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput), Deni Parlindungan Lumbantoruan, menerima audiensi perwakilan Yayasan Penguatan Partisipasi, Inisiatif, dan Kemitraan Masyarakat Indonesia (YAPPIKA), Bina Keterampilan Pedesaan (BITRA) Indonesia, serta komunitas masyarakat dari sejumlah desa di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Rabu (8/7/2026).

Audiensi tersebut dihadiri Kepala Program YAPPIKA Rokhmad Munawir dan Koordinator Solidaritas BITRA Indonesia Quadi Azam. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dengan agenda membahas pelaksanaan proyek strategis nasional di bidang pembangkit listrik, khususnya terkait dampak, manfaat, serta keterlibatan masyarakat lokal dalam pembangunan proyek tersebut.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyambut baik ruang dialog yang dibangun bersama masyarakat dan berbagai pihak terkait. Menurutnya, setiap proyek strategis harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan ekonomi warga sekitar.

"Penting adanya transparansi terkait informasi, mekanisme perhitungan keuntungan, biaya operasional, serta manfaat yang dapat diterima masyarakat dari proyek strategis ini. Pemerintah daerah juga perlu memastikan agar masyarakat memperoleh dampak positif secara berkelanjutan," ujar Deni.

Dalam diskusi tersebut turut dibahas mekanisme pembagian manfaat dari proyek pembangkit listrik, termasuk ketentuan bonus produksi yang telah diatur pemerintah pusat melalui regulasi Kementerian Keuangan. Masyarakat juga menyampaikan harapan agar terdapat skema manfaat yang lebih luas setelah proyek mencapai titik balik modal (break-even point), sebagaimana yang pernah menjadi bagian dari pembahasan awal.

Selain itu, Wakil Bupati menyoroti pentingnya komunikasi dan sinergi dalam membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian, pemanfaatan lahan baru, serta penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar wilayah terdampak proyek.

"Investasi yang hadir di daerah harus mampu membuka peluang bagi masyarakat lokal, baik melalui penyerapan tenaga kerja, pengembangan usaha, maupun peningkatan perekonomian masyarakat. Karena pembangunan yang baik adalah pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat," tegasnya.

Melalui audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap pelaksanaan proyek strategis nasional dapat berjalan secara transparan, inklusif, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah terdampak. (Galung)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Wabup Taput: Kepala Sekolah Penentu Kemajuan Pendidikan

Ekonomi

Prabowo dan PM India Narendra Modi Kunjungi Candi Prambanan, Perkuat Kerja Sama Budaya

Ekonomi

Prabowo dan PM Modi Sepakat Perkuat Kerja Sama Jaga Perdamaian Dunia

Ekonomi

38 UMKM Meriahkan Festival Sentra Industri dan All About Tahu di Bandung

Ekonomi

Bupati Taput Lepas 92 Kontingen Pramuka ke Jambore Daerah Sumut 2026

Ekonomi

Prabowo: Kerja Sama Ekonomi Tetap Jadi Pilar Utama Hubungan Indonesia-Singapura