Prabowo: Kerja Sama Ekonomi Tetap Jadi Pilar Utama Hubungan Indonesia-Singapura

Administrator - Senin, 06 Juli 2026 22:07 WIB
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, dalam Leaders' Retreat Indonesia-Singapura.

Singapura (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kerja sama ekonomi tetap menjadi pilar utama hubungan bilateral Indonesia dan Singapura. Hal tersebut disampaikan usai pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, dalam Leaders' Retreat Indonesia-Singapura.

Menurut Presiden Prabowo, hubungan kedua negara terus menunjukkan perkembangan positif di berbagai sektor strategis. Selain perdagangan, peningkatan kerja sama juga mencakup bidang konektivitas, energi, ekonomi digital, ekosistem digital, keamanan siber, hingga ketahanan pangan.

"Kerja sama ekonomi kita tetap jadi pilar utama dalam hubungan kita. Di semua bidang kita melihat peningkatan kerja sama," kata Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengungkapkan bahwa pemerintah telah menunjuk Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk mengimplementasikan kerja sama perdagangan listrik lintas batas beserta kegiatan perdagangan lanjutan antara Indonesia dan Singapura.

Selain itu, kedua negara juga menyepakati penguatan kolaborasi di sektor pangan dan rantai pasok sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan kawasan.

Di bidang pertahanan dan keamanan, Presiden Prabowo memastikan implementasi perjanjian kerja sama pertahanan yang telah disepakati sebelumnya terus berjalan. Ia menilai hubungan Indonesia dan Singapura dibangun atas dasar saling percaya, tidak hanya di tingkat pemerintah, tetapi juga antarmasyarakat kedua negara.

"Kemitraan yang kuat dibangun atas dasar kepercayaan, tidak hanya antara pemerintah, tapi rakyat kedua negara. Oleh karena itu, konektivitas, pariwisata, pendidikan, kerja sama antara pemuda menjadi sangat penting," ujarnya.

Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa pertemuan Leaders' Retreat Indonesia-Singapura kali ini menghasilkan 26 capaian konkret yang terdiri atas 18 kesepakatan kerja sama antarpemerintah dan delapan kesepakatan antarpelaku usaha atau business-to-business (B2B). "Capaian ini mencerminkan semakin luas dan mendalam kerja sama kita," ungkapnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara menegaskan bahwa Indonesia dan Singapura memiliki kepentingan bersama dalam menjaga stabilitas dan kemakmuran kawasan. Menurutnya, kedua negara memiliki pandangan yang sama bahwa kemakmuran tidak dapat terwujud tanpa perdamaian dan stabilitas.

Presiden Prabowo menyebut pertemuannya dengan PM Lawrence Wong berlangsung secara intensif, produktif, terbuka, dan berorientasi ke depan. Kedua pemimpin juga sepakat menyelesaikan setiap kesalahpahaman maupun perbedaan persepsi secara terbuka sebagai sahabat.

"Kita sepakat kalau ada salah paham atau salah persepsi kita akan selesaikan sebagai sahabat dengan terbuka," tutup Presiden. (DKI1)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Prabowo dan PM Singapura Lawrence Wong Gelar Leaders' Retreat, Hasilkan 26 Kerja Sama Strategis

Ekonomi

Pemkab Tapanuli Utara Optimalkan PRSU ke-50 untuk Promosi Potensi Daerah dan Dorong Investasi

Ekonomi

Prabowo: Kampus Harus Jadi Pusat Inovasi dan Solusi bagi Kemajuan Bangsa

Ekonomi

Prabowo: Teknologi Harus Jadi Solusi Percepat Penyelesaian Masalah Bangsa

Ekonomi

Presiden Prabowo Tekankan Percepatan Industrialisasi, Perguruan Tinggi Diminta Siapkan SDM Unggul

Ekonomi

Presiden Prabowo: Akademisi dan Peneliti Kunci Kemajuan Inovasi dan Industri Nasional