Iriawan Tekankan Budaya HSSE Jadi Fondasi Keandalan Operasional Pertamina

Heri - Sabtu, 04 Juli 2026 14:40 WIB
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan saat melakukan rangkaian kunjungan kerja di Jawa Timur, Rabu (1/7/2026).

Surabaya (buseronline.com) - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan menegaskan pentingnya kepemimpinan yang kolaboratif serta penguatan budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai fondasi utama dalam menjaga keandalan operasional Pertamina.

Dilansir dari laman Pertamina, penegasan tersebut disampaikan saat melakukan rangkaian kunjungan kerja di Jawa Timur, Rabu.

Kunjungan diawali dengan Sharing Session bersama sekitar 200 Perwira Pertamina dari berbagai entitas Pertamina Group di Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Surabaya.

Kegiatan itu menjadi wadah untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dalam menghadapi dinamika industri energi yang terus berkembang.

Dalam kesempatan tersebut, Iriawan mengatakan industri energi saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari transisi energi, perkembangan teknologi, hingga meningkatnya ekspektasi para pemangku kepentingan.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut perusahaan untuk mampu beradaptasi di tengah ketidakpastian. Ia menekankan bahwa budaya HSSE tidak boleh dipandang hanya sebagai kepatuhan terhadap prosedur, melainkan harus menjadi bagian dari karakter setiap Perwira Pertamina.

"Kepemimpinan yang kuat harus tercermin dalam budaya kerja yang kuat. Di Pertamina, budaya HSSE harus menjadi bagian dari DNA setiap Perwira, bukan sekadar kepatuhan terhadap prosedur. Untuk mencapai kesempurnaan operasional, nilai-nilai keselamatan harus diinternalisasi dalam setiap tindakan dan keputusan, mulai dari manajemen puncak hingga pekerja di lapangan. Operasi yang aman, andal, efisien, dan tanpa cela merupakan cerminan dari standar tertinggi operasional Pertamina," ujar Iriawan.

Usai kegiatan di Surabaya, Iriawan melanjutkan agenda dengan melakukan Management Walkthrough (MWT) ke Production Unit Gresik (PUG) PT Pertamina Lubricants. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan disiplin operasional, integritas fasilitas, serta manajemen risiko berjalan secara optimal.

Production Unit Gresik merupakan salah satu fasilitas strategis yang mendukung produksi pelumas Pertamina. Produk pelumas menjadi salah satu portofolio unggulan perusahaan yang memberikan nilai tambah sekaligus memperkuat daya saing Pertamina di pasar nasional maupun internasional.

Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, Sigit Pranowo, mengatakan distribusi pelumas Pertamina didukung jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia. Saat ini, Pertamina Lubricants memiliki tujuh wilayah penjualan dari Sabang hingga Merauke, ratusan distributor, lebih dari 60 ribu registered outlet, serta melayani lebih dari 20 ribu pelanggan industri.

Menurut Sigit, penguatan jaringan distribusi, kualitas produk, inovasi berkelanjutan, serta optimalisasi fasilitas produksi menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan daya saing bisnis pelumas di pasar domestik sekaligus memperluas penetrasi ke pasar global.

Rangkaian kunjungan kerja tersebut mencerminkan komitmen Pertamina dalam memperkuat kepemimpinan, membudayakan HSSE di seluruh lini operasional, serta memastikan seluruh proses bisnis berjalan aman, andal, dan berkelanjutan guna mendukung ketahanan energi nasional. (R)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

UMiMAX Pertamina Bantu Korban PHK Bangkit Lewat Usaha Ultra Mikro

Ekonomi

Empat Tersangka Ditetapkan dalam Kasus Korupsi Kerja Sama Penjualan BBM Pertamina Patra Niaga-PT AKT

Ekonomi

Pertamina Pastikan Pasokan Energi Nasional, BBM dan LPG Jangkau hingga Wilayah 3T

Ekonomi

Pertamina Pastikan Pasokan Avtur Aman di Bali Jelang Liburan Pertengahan Tahun

Ekonomi

Pertamina Lahirkan 10 Champion UMKM, Novio Fresh Raih Gelar Terbaik PAG 2025-2026

Ekonomi

Pertamina Kurangi Emisi Kapal Lewat PLTS, Hemat Diesel 28 Kiloliter per Tahun