Bandung (buseronline.com) - Kota Bandung kembali menorehkan prestasi di bidang ekonomi kreatif dan pelestarian budaya. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bandung berhasil meraih tiga penghargaan pada ajang Pekan Kerajinan Jawa Barat 2026 berkat karya wastra dan promosi digital yang mengangkat Batik Patrakomala sebagai identitas budaya Kota Bandung.
Dilansir dari laman Jabarprov, tiga penghargaan yang diraih yakni Juara Terbaik I Anugerah Fashion Show Daerah, Kategori Terfavorit Anugerah Fashion Show Daerah, serta Kategori Terkreatif Anugerah Promosi Digital Terbaik Daerah Dekranasda
Jawa Barat 2026. Raihan tersebut sekaligus mempertahankan gelar juara pertama Fashion Show Daerah selama dua tahun berturut-turut.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengapresiasi pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan itu menjadi bukti bahwa karya kreatif Kota Bandung memiliki kualitas dan daya saing yang tinggi, sekaligus memperkuat promosi produk kreatif daerah.
"Prestasi ini adalah kebanggaan bagi seluruh warga Kota
Bandung. Penghargaan ini menunjukkan bahwa karya-karya kreatif yang lahir dari
Bandung memiliki kualitas dan daya saing yang tinggi. Kita ingin budaya dan kreativitas lokal tidak hanya menjadi identitas, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi yang mampu membawa nama
Bandung semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional," ujar Farhan, Kamis.
Pada ajang tersebut, Dekranasda Kota Bandung menampilkan tema "Selayang Pandang: Mozaik Keragaman Kota Bandung" yang mengangkat Batik Patrakomala melalui berbagai rancangan busana sebagai representasi kekayaan budaya dan kreativitas daerah.
Sementara itu, penghargaan pada kategori promosi digital diraih melalui video karya tim Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota
Bandung yang memperkenalkan Batik Patrakomala dalam berbagai produk kreatif.
Farhan berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Bandung bersama Dekranasda untuk terus mendukung inovasi para perajin, desainer, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"
Bandung akan terus menjadi rumah bagi kreativitas. Prestasi ini bukan akhir, melainkan semangat baru untuk terus melahirkan karya yang berakar pada budaya, namun mampu menjawab perkembangan zaman," katanya.
Keberhasilan tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Kota Bandung sebagai pusat industri kreatif sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi para perajin, desainer, dan pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk lokal ke pasar nasional maupun internasional. (R)