Bobby Nasution Tegaskan Pembangunan Jalan Sipiongot Adalah Kewajiban Pemerintah

Heri - Selasa, 30 Juni 2026 09:00 WIB
Gubernur Sumut Bobby Nasution saat menghadiri pengajian dan silaturahmi IKDS di Jalan Menteng Indah, Medan Denai, Minggu (28/6/2026).

Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan di kawasan Sipiongot merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, bukan sekadar memenuhi janji politik.

Pernyataan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri pengajian dan silaturahmi Ikatan Keluarga Dolok Sipiongot dan Sekitarnya (IKDS) di Jalan Menteng Indah, Medan Denai, Minggu.

Menurut Bobby, Pemerintah Provinsi Sumut bersama DPRD berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur dengan penyelesaian yang menyeluruh, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara maksimal.

"Ini merupakan kewajiban kami sebagai pemerintah. Kami sepakat bersama DPRD, kalau membangun suatu daerah jangan dilakukan sepotong-sepotong. Minimal 40 persen dari total kerusakan jalan harus dituntaskan dalam satu anggaran, dan harus ada jalur alternatif selama pengerjaan agar kualitas jalan tetap terjaga," ujarnya.

Bobby juga mengenang kunjungan pertamanya ke Sipiongot saat meninjau langsung kondisi jalan yang rusak. Ia mengaku perjalanan menuju salah satu desa harus ditempuh hingga pukul 02.00 WIB melalui jalan yang rusak di tengah hutan.

Setibanya di lokasi, Bobby disambut warga lanjut usia yang masih menunggu kedatangannya sambil menabuh rebana. Momen tersebut, menurutnya, menjadi pengalaman yang membekas dan menguatkan tekadnya untuk memperbaiki infrastruktur di kawasan tersebut.

"Melihat kondisi masyarakat secara langsung saat itu membuat saya meneteskan air mata. Sejak itu saya bertekad, selama masa jabatan saya, janji pembangunan ini harus ditepati karena manfaatnya akan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang," katanya.

Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, Pemprov Sumut meningkatkan anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) secara signifikan. Jika sebelumnya anggaran pembangunan jalan dan sungai sekitar Rp500 miliar, pada tahun 2026 dialokasikan sebesar Rp1,9 triliun yang difokuskan untuk pembangunan jalan.

Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga menerima prosesi adat upah-upah sebagai bentuk penghormatan sekaligus doa keselamatan dari para tokoh masyarakat.

Sementara itu, Penasihat IKDS, Ihwan Ritonga menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumut terhadap pembangunan di Sipiongot. Menurutnya, masyarakat baru merasakan pembangunan infrastruktur secara menyeluruh setelah puluhan tahun.

"Sudah 81 tahun Indonesia merdeka, baru di bawah kepemimpinan Pak Gubernur Bobby Nasution daerah kami tersentuh pembangunan secara total. Dulu anggaran hanya cukup untuk dua kilometer jalan, sekarang tiga ruas jalan utama di wilayah Dolok Sipiongot hingga Huta Baru sedang berproses dibangun," ujarnya.

Pada akhir acara, para kepala desa yang hadir dari Sipiongot juga berharap pembangunan jalan dapat dilanjutkan hingga menjangkau 17 desa lainnya di kawasan perbatasan, termasuk wilayah yang berbatasan dengan Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Rantauprapat, dan Tapanuli Selatan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan perangkat daerah Provinsi Sumatera Utara, Ketua Umum IKDS, pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Dolok Sipiongot KH Abdul Effendi, para tokoh adat, serta ratusan warga dan ibu-ibu pengajian IKDS. (P3)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Bobby Nasution Ajak Dunia Usaha Perkuat Kolaborasi untuk Dorong Ekonomi Sumut

Ekonomi

Retribusi Pengunjung akan Dihapus, Bobby Nasution: Jangan Sampai Wisata Air Panas Karo Bernasib Seperti Siosar

Ekonomi

Bobby Nasution Larang ASN hingga Pegawai BUMD Gunakan Vape

Ekonomi

Bobby Nasution Ajak Kepala Daerah se-Sumut Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Ekonomi

Pemprov Sumut Bentuk 6.110 Posbankum, Perkuat Akses Bantuan Hukum hingga Desa dan Kelurahan

Ekonomi

Gubernur Sumut Ingatkan Ancaman Megathrust, Perkuat Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana