Paluta (buseronline.com) - Pengerjaan perbaikan ruas jalan Hutaimbaru-Sipiongot di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mulai menunjukkan hasil.
Meski progres pembangunan baru mencapai sekitar 20 persen, masyarakat mengaku telah merasakan manfaatnya, baik dari sisi kelancaran transportasi maupun peningkatan aktivitas ekonomi.
Perbaikan jalan sepanjang 11,8 kilometer tersebut meliputi penimbunan, pemerataan, dan pengaspalan di sejumlah titik yang sebelumnya mengalami kerusakan berat. Kondisi jalan yang semakin baik membuat arus kendaraan menjadi lebih lancar.
Dampak positif turut dirasakan para pelaku usaha di sepanjang ruas jalan tersebut. Marwan Harahap, pemilik warung kelontong di Desa Paolan, mengatakan jumlah pelanggan yang singgah di warungnya meningkat sejak perbaikan jalan dimulai.
"Kalau dulu orang malas berhenti karena jalannya rusak dan berlubang. Sekarang kendaraan lebih ramai lewat dan yang singgah ke warung juga bertambah. Pendapatan saya meningkat sekitar 50 persen," ujarnya.
Menurut Marwan, akses menuju Gunungtua kini jauh lebih mudah. Waktu tempuh dari Desa Paolan ke ibu kota Kabupaten
Paluta tersebut hanya sekitar 30 menit menggunakan sepeda motor, sehingga memudahkan dirinya memenuhi kebutuhan dagangan.
Ia juga mengenang pengalaman ketika harus mengantar seorang ibu yang hendak melahirkan. Akibat kondisi jalan yang rusak parah saat itu, sang ibu melahirkan di tengah perjalanan sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.
Sementara itu, warga Sipiongot, Sudirman Sitompul, mengaku terharu melihat jalan menuju kampung halamannya akhirnya diperbaiki setelah puluhan tahun.
"Selama sekitar 40 tahun baru kali ini saya melihat jalan ke kampung kami diaspal. Kami sangat bersyukur dan berharap pengerjaannya segera selesai," katanya.
Selain melakukan pengaspalan,
Pemprov Sumut juga membangun gorong-gorong berukuran besar di kawasan Pasar Sipiongot untuk mendukung kelancaran infrastruktur di wilayah tersebut.
Tak hanya ruas Hutaimbaru-Sipiongot, Pemprov Sumut juga mengerjakan perbaikan ruas jalan Sipiongot-Batas Tapanuli Selatan (Tolang) sepanjang 12 kilometer serta ruas Sipiongot-Batas Labuhanbatu sepanjang 16 kilometer. Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026.
Perbaikan infrastruktur jalan tersebut diharapkan dapat memperlancar konektivitas antarwilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan perdagangan di kawasan
Paluta. (P3)