Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk memperkuat pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, pada 19 Juni 2026.
Dilansir dari laman Jabarprov, penandatanganan PKS dilakukan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Jawa Barat, Iendra Sofyan, bersama Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, Iwan Fitriady, di Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Jawa Barat.
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara Gubernur Jawa Barat dan Gubernur Kalimantan Selatan yang telah disepakati pada 2025.
Iendra Sofyan menyampaikan bahwa kolaborasi antardaerah menjadi langkah strategis untuk memperluas promosi destinasi wisata, memperkuat
ekonomi kreatif, serta membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha dan UMKM.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan kerja sama ini membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pelaku industri pariwisata, pengelola destinasi, hingga pelaku UMKM.
Sementara itu, Iwan Fitriady menilai bahwa perbedaan karakteristik dan potensi kedua provinsi menjadi modal penting dalam menyusun program pengembangan
pariwisata dan
ekonomi kreatif yang saling menguntungkan.
Ia juga berharap kerja sama tersebut tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat diimplementasikan dalam program nyata yang memberi dampak langsung bagi masyarakat dan dunia usaha.
Melalui PKS ini, kedua provinsi berkomitmen memperkuat jejaring kerja sama antardaerah, meningkatkan promosi potensi wisata, serta mendorong pertumbuhan
ekonomi kreatif yang berkelanjutan. (R)