Prabowo dan Rosan Bahas Optimalisasi Aset Negara serta Percepatan Transformasi BUMN

Administrator - Senin, 22 Juni 2026 20:41 WIB
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara, Rosan Roeslani, di kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta.

Jakarta (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara, Rosan Roeslani, di kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas langkah strategis untuk mengoptimalkan pengelolaan aset negara guna memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Sekretaris Kabinet Republik Indonesia Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden Prabowo memberikan perhatian besar terhadap penguatan pengelolaan aset nasional melalui percepatan transformasi badan usaha milik negara (BUMN) dan pengembangan sektor ekonomi baru yang berpotensi menjadi penggerak pertumbuhan nasional.

"Presiden menekankan pentingnya mengelola aset bangsa dengan lebih baik untuk menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi rakyat," kata Teddy dalam keterangannya kepada media.

Menurut Teddy, Presiden Prabowo dan Rosan Roeslani juga membahas sejumlah peluang pertumbuhan ekonomi baru yang dapat didorong oleh Danantara. Salah satu fokus yang dibahas adalah penguatan sektor pariwisata melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional.

Pengembangan sektor tersebut mencakup penyelenggaraan event olahraga, konser musik, hingga industri kreatif yang dinilai mampu menciptakan lapangan kerja baru, menarik investasi, dan meningkatkan perputaran ekonomi nasional.

"Peluang pertumbuhan ekonomi baru yang dapat didorong oleh Danantara, termasuk penguatan sektor pariwisata melalui penyelenggaraan event olahraga, konser musik, hingga industri kreatif yang mampu menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan perputaran ekonomi nasional," ujar Teddy.

Selain membahas pengembangan sektor ekonomi baru, Presiden Prabowo juga menyoroti proses konsolidasi dan transformasi BUMN yang terus berjalan. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi dan memperkuat tata kelola perusahaan negara.

Teddy menjelaskan, dari sekitar 1.077 entitas BUMN yang ada saat ini, sebanyak 258 entitas telah berhasil dikonsolidasikan. Pemerintah menargetkan jumlah tersebut akan bertambah menjadi sekitar 300 entitas dalam waktu dekat.

"Proses konsolidasi dan transformasi BUMN terus berjalan. Dari total sekitar 1.077 entitas BUMN, sebanyak 258 telah berhasil dikonsolidasikan, dan dilanjutkan dengan target sekitar 300 entitas dalam waktu dekat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, serta mengurangi beban biaya yang selama ini ditanggung negara," jelasnya.

Transformasi BUMN dan optimalisasi aset negara menjadi bagian dari agenda besar pemerintahan Presiden Prabowo dalam menjadikan kekayaan nasional sebagai mesin pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing Indonesia serta memastikan setiap aset negara memberikan nilai tambah sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. (DKI1)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Presiden Prabowo Tutup Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026, Tegaskan Peran NU sebagai Pilar Stabilitas Bangsa

Ekonomi

Presiden Prabowo Bahas Kerja Sama Strategis dengan Imperial College London untuk Perkuat Pendidikan Kedokteran dan Sains

Ekonomi

Bupati Taput Tinjau Pelatihan Cabinet Making, Dorong Lahirnya Wirausaha Furnitur Baru

Ekonomi

Prabowo Dukung Penuh Pengembangan Timnas dan Pencalonan Indonesia sebagai Tuan Rumah FIFA ASEAN 2026

Ekonomi

Wakil Wali Kota Medan: Sensus Ekonomi 2026 Momentum Perbaiki Akurasi Data Kemiskinan

Ekonomi

Presiden Prabowo Apresiasi Sukses Penyelenggaraan Haji 2026