Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Berkelanjutan Melalui Pembelajaran Berbasis Lingkungan

Heri - Minggu, 21 Juni 2026 13:45 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti memberikan kata sambutan dalam National Forum on ESD yang diselenggarakan UNESCO bersama Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya untuk memperkuat pendidikan berkelanjutan melalui pembelajaran yang dekat dengan lingkungan dan kehidupan nyata peserta didik.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, komitmen tersebut disampaikan dalam National Forum on Education for Sustainable Development (ESD) yang diselenggarakan UNESCO bersama Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) di Jakarta, Senin.

Forum bertema "Biosphere Reserves and Oceans as Learning Spaces for People and the Planet" ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari sektor pemerintah, akademisi, masyarakat sipil, sektor swasta, hingga mitra pembangunan guna membahas kebijakan pendidikan berkelanjutan dan memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengatakan pendidikan harus mampu membentuk manusia Indonesia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional, spiritual, serta kepedulian terhadap lingkungan.

"Pendidikan harus mendekatkan murid-murid dengan alam di mana mereka berada. Kita harus memastikan pendidikan tidak hanya menghasilkan manusia yang mampu hidup di dunia, tetapi juga manusia yang mampu menjaga dunia," ujarnya.

Menurut Abdul Mu'ti, Kemendikdasmen terus mendorong penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang memungkinkan peserta didik belajar secara reflektif, kontekstual, dan bermakna.

Melalui pendekatan tersebut, lingkungan menjadi ruang belajar yang memberikan pengalaman nyata bagi murid sekaligus menumbuhkan karakter peduli sosial, berpikir kritis, dan semangat gotong royong.

Sementara itu, Direktur Kantor Regional UNESCO Jakarta, Maki Katsuno-Hayashikawa menekankan pentingnya transformasi pendidikan dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan degradasi ekosistem.

"ESD bukan sekadar mengajarkan topik keberlanjutan. Ini adalah tentang mentransformasi cara kita belajar, cara kita mengajar, dan cara kita berinteraksi dengan dunia di sekitar kita," katanya.

Dalam forum tersebut, UNESCO juga memperkenalkan proyek Sustaining Our Oceans (SOO) yang didukung oleh UNIQLO untuk memperkuat kapasitas pendidik dan masyarakat dalam menjaga kelestarian laut. Program ini telah diterapkan di Wakatobi melalui pengembangan materi pembelajaran yang mengintegrasikan sains modern dan pengetahuan ekologi lokal.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis paket pembelajaran "Wakatobiku" kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai wujud kolaborasi antara pemerintah, organisasi internasional, pemerintah daerah, dan berbagai mitra pembangunan dalam mendukung pendidikan berkelanjutan di Indonesia. (R)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Kemendikdasmen Dorong Pendidikan Jadi Penggerak Konservasi Keanekaragaman Hayati

Ekonomi

IMSO ke-23 Resmi Ditutup, 207 Matematikawan Muda dari 23 Negara Adu Kemampuan

Ekonomi

61 Satuan Pendidikan di Kebumen Direvitalisasi, Wamendikdasmen Tekankan Penguatan Karakter Siswa

Ekonomi

OPSI 2026 Jadi Wadah Pengembangan Talenta Penelitian dan Inovasi Siswa

Ekonomi

Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Pancasila melalui Budaya Sekolah

Ekonomi

Kemendikdasmen dan OJK Perkuat Literasi Keuangan Siswa melalui Rumah Pendidikan